POJOKSATU.ID - Perjalanan saya bersama Pojoksatu melalui program Magang Hub menjadi salah satu fase paling berkesan setelah lulus kuliah.
Saya memulai langkah ini dengan harapan sederhana, yakni dari tiga perusahaan yang saya lamar lewat Magang Hub, semoga ada satu saja yang menerima saya.
Ketika kabar itu datang dari PT Pojoksatu Indonesia, rasanya seperti pintu yang selama ini saya ketuk akhirnya terbuka.
Saya tidak hanya mendapatkan tempat magang, tetapi juga ruang untuk belajar, berkembang, dan menemukan versi diri saya yang lebih berani di dunia bisnis digital.
Magang ini bukan magang kampus yang menjadi kewajiban akademik, melainkan program setelah lulus yang difasilitasi pemerintah melalui Magang Hub.
Karena itulah, pengalaman ini terasa jauh lebih serius dan menantang.
Baca Juga: Resmi! PPPK Paruh Waktu Dihapus, Mau Jadi ASN Harus Lolos 3 Tahap Seleksi Berat Ini
Saya datang bukan sekadar untuk mencari nilai, tetapi untuk benar-benar membangun pengalaman kerja dan mempersiapkan masa depan.
Awal Perjalanan Bersama Magang Hub
Nama saya Muhamad Alwi Yusuf, lulusan Sistem Informasi yang memiliki ketertarikan besar pada dunia digital dan pemasaran.
Sejak lulus, saya terus mencari peluang untuk bisa terjun langsung ke industri.
Baca Juga: 7 Tempat Bukber Instagramable 2026 di Jogja, Artistik dan Penuh Nuansa Budaya
Di tengah kebingungan menentukan langkah, saya menemukan informasi tentang Program Magang Nasional Magang Hub dari media sosial dan rekomendasi teman.
Magang Hub menawarkan kesempatan bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai perusahaan.
Saya langsung tertarik karena program ini didukung pemerintah dan memiliki sistem yang terstruktur.
Tanpa banyak ragu, saya mendaftar di tiga perusahaan yang bergerak di bidang media dan digital.
Salah satunya adalah PT Pojoksatu Indonesia.
Baca Juga: Dasco Ungkap DPR Mulai Susun RUU Perampasan Aset, Masuk Prolegnas Prioritas 2025-2026
Jujur saja, saat itu saya tidak terlalu berharap.
Persaingan terasa ketat, dan saya masih merasa kemampuan saya belum sempurna.
Namun, saya tetap mencoba dengan keyakinan bahwa setiap usaha harus diperjuangkan.
Baca Juga: 5 Menu Takjil Rendah Gula yang Aman untuk Diet Saat Ramadan
Kabar Bahagia dari PT Pojoksatu Indonesia
Hari ketika saya menerima kabar diterima di PT Pojoksatu Indonesia menjadi salah satu momen yang tidak akan saya lupakan.
Saya membaca pesan itu berulang kali untuk memastikan bahwa saya tidak salah lihat.
Rasa syukur langsung memenuhi hati saya. Dari tiga perusahaan yang saya lamar, akhirnya ada satu yang membuka pintu untuk saya.
Baca Juga: Usai Sidang 12 Jam, Anggota Brimob Maluku Bripda Mesias Dipecat Buntut Tewasnya Siswa MTsN Tual
Saya ditempatkan di bagian Bisnis Digital. Sebuah divisi yang terdengar menantang sekaligus menarik.
Dunia digital adalah bidang yang dinamis, penuh inovasi, dan membutuhkan kreativitas tinggi.
Saya sadar, ini akan menjadi perjalanan yang tidak mudah, tetapi saya siap menjalaninya.
Mengenal Dunia Bisnis Digital Pojoksatu
Ketika mulai masuk, saya baru memahami bahwa Bisnis Digital di PT Pojoksatu Indonesia memiliki beberapa bagian.
Di dalamnya terdapat divisi penjualan Agen AI, program kelas personal branding, program Main ke Bogor dan Good Bogor, serta layanan paid promote di akun-akun Pojoksatu, Pojok Bogor, dan Pojok Seleb.
Awalnya saya ditempatkan di divisi penjualan Agen AI selama tiga bulan.
Baca Juga: Abdul Fikri Faqih Ingatkan Rencana 10 Universitas Baru Prabowo Jangan Korbankan Mutu Pendidikan
Tugas utama kami adalah menawarkan dan memasarkan produk Agen Ai kepada calon klien.
Di sini saya belajar bagaimana melakukan pendekatan, menyusun strategi komunikasi, hingga menghadapi berbagai karakter calon pelanggan.
Saya bertemu dengan teman-teman satu divisi yang luar biasa. Mereka seru, suportif, dan selalu saling menguatkan.
Baca Juga: Muncul Setahun Sekali, 5 Makanan di Indonesia Ini Langsung Hilang Setelah Ramadan Usai
Setiap hari terasa hidup karena kami tidak hanya bekerja, tetapi juga berbagi cerita, tawa, bahkan keluh kesah.
Dalam proses penjualan, tentu tidak selalu berjalan mulus.
Ada hari ketika target sulit tercapai, ada rasa lelah dan kecewa. Namun kami selalu menjalani semuanya bersama-sama.
Baca Juga: Tangsel Gas Pol Genjot Ekonomi Kreatif, Creative Hub 8 Lantai Disiapkan Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Dari divisi Agen AI, saya belajar bahwa penjualan bukan hanya soal menawarkan produk, tetapi tentang membangun kepercayaan.
Saya belajar mengatur emosi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta berpikir lebih kreatif dalam mencari peluang.
Tantangan dan Perpindahan Divisi
Setelah tiga bulan berjalan, saya menghadapi perubahan yang tidak terduga.
Saya tiba-tiba dipindahkan dari divisi Agen AI ke divisi Main ke Bogor dan paid promote.
Awalnya saya cukup kaget. Saya sudah merasa nyaman di tim Agen AI, sudah terbiasa dengan ritme kerja dan dinamika tim.
Namun, saya mencoba melihat perpindahan ini sebagai kesempatan baru.
Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Pemerintah Bocorkan Jadwal dan Kebijakan THR ASN, Ini Bedanya PNS dan PPPK
Di divisi Main ke Bogor dan paid promote, suasana kerja berbeda.
Saya belajar bagaimana mengelola kerjasama promosi, menyusun konsep konten, hingga memahami kebutuhan klien untuk publikasi di akun media sosial Pojoksatu.
Meskipun baru beberapa minggu, saya merasakan pengalaman yang tidak kalah seru.
Baca Juga: Miris! 59 PPPK Paruh Waktu di Blora Belum Digaji, Rp41,3 Juta Masih Tersendat
Teman-teman di divisi ini menyambut saya dengan hangat.
Mereka seperti kakak bagi saya, membimbing tanpa menghakimi, membantu tanpa pamrih.
Saya merasa diterima dan dihargai. Perpindahan ini mengajarkan saya tentang fleksibilitas.
Baca Juga: Heboh! 333 PPPK Paruh Waktu di Cianjur Tolak Tanda Tangan Kontrak, Gaji Cuma Rp300 Ribu?
Dunia kerja tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang kita harus siap berpindah peran, belajar hal baru, dan keluar dari zona nyaman.
Pelajaran Berharga dan Perubahan Diri
Selama mengikuti Program Magang Nasional MagangHub di PT Pojoksatu Indonesia, saya merasakan perubahan besar dalam diri saya.
Saya yang dulu cenderung ragu kini menjadi lebih percaya diri.
Saya belajar menyampaikan ide, berdiskusi dengan tim, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
Keterampilan komunikasi saya meningkat, begitu juga dengan kemampuan negosiasi dan manajemen waktu.
Saya juga belajar pentingnya kerja tim. Tidak ada kesuksesan yang diraih sendirian. Semua target, semua pencapaian, lahir dari kolaborasi.
Baca Juga: Kapan Biasanya THR Diberikan Kepada Pegawai? Begini Penjelasannya dari Kemanker
Lebih dari itu, saya belajar mengelola emosi. Dalam dunia bisnis digital, tekanan target dan tuntutan klien adalah hal yang biasa.
Jika tidak mampu mengontrol diri, kita bisa mudah menyerah. Di sinilah saya ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh.
Program ini juga membuka pandangan saya dunia industri media digital yang sesungguhnya.
Baca Juga: Abdul Fikri Faqih Ingatkan Rencana 10 Universitas Baru Prabowo Jangan Korbankan Mutu Pendidikan
Saya tidak lagi melihatnya sebagai sesuatu yang jauh dan rumit, melainkan sebagai bidang yang bisa saya kuasai jika terus belajar.
Harapan di Dua Bulan Terakhir
Sekarang, saya dan teman-teman memasuki dua bulan terakhir masa magang. Waktu terasa begitu cepat.
Rasanya baru kemarin saya datang dengan rasa gugup, dan kini saya sudah merasa seperti bagian dari keluarga.
Baca Juga: 7 Menu Takjil Murah Meriah dari Bahan Sederhana, Cuma Modal Tepung dan Gula Merah
Saya ingin memanfaatkan sisa waktu ini sebaik mungkin.
Saya ingin terus belajar, memberikan kontribusi terbaik, dan meninggalkan kesan positif.
Untuk teman-teman satu divisi, baik di Agen AI maupun Main ke Bogor dan paid promote, saya ingin mengucapkan terima kasih.
Kalian bukan hanya rekan kerja, tetapi juga bagian dari perjalanan hidup saya.
Semoga kita bisa tetap kuat, saling mendukung, dan menyelesaikan program ini dengan bangga.
Refleksi dan Langkah ke Depan
Bagi saya, MagangHub bukan sekadar program magang.
Ia adalah jembatan antara dunia pendidikan dan dunia profesional.
Baca Juga: Kisah Perjalanan Politeknik STIA LAN Bandung, Lahir dari Integrasi Dua Lembaga Pendidikan Negara
PT Pojok Satu Indonesia telah menjadi tempat saya belajar arti tanggung jawab, adaptasi, dan kerja keras.
Saya menyadari bahwa perjalanan ini baru permulaan. Masih banyak hal yang harus saya pelajari dan capai.
Namun, pengalaman ini memberi saya fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh di dunia bisnis digital.
Baca Juga: Mendikdasmen Ajukan Revitalisasi 60 Ribu Sekolah di 2026, Target 71 Ribu Satuan Pendidikan Tersentuh
Jika dulu saya hanya berharap satu perusahaan menerima saya, hari ini saya bersyukur karena pilihan itu membawa saya ke tempat yang tepat.
Saya belajar bahwa setiap proses, sekecil apa pun, akan membentuk masa depan kita.
Dan kini, saya melangkah dengan keyakinan baru, selama kita mau belajar, beradaptasi, dan bekerja sepenuh hati, tidak ada pengalaman yang sia-sia.
Magang ini telah mengubah saya, dan perubahan itu akan saya bawa untuk menatap masa depan dengan lebih berani dan penuh harapan.***

