POJOKSATU.ID - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi salah satu tujuan favorit pencari kerja di Indonesia.

Selain stabilitas karier, gaji dan tunjangan yang kompetitif menjadi daya tarik utama.

Namun, banyak yang bertanya-tanya, gaji BUMN mulai dari Rp3 juta hingga Rp9 juta itu biasanya untuk posisi apa saja?

Besaran gaji di BUMN sebenarnya sangat bergantung pada beberapa faktor, mulai dari jenis perusahaan, skala bisnis, lokasi kerja, hingga jenjang jabatan.

Baca Juga: Pencari Kerja Wajib Tahu! KarirHub Satukan Hired Today, Redy, Glints, dan TapLoker

Meski begitu, secara umum rentang gaji Rp3–9 juta banyak ditemui pada level staf hingga junior officer.

Untuk gaji di kisaran Rp3–4 juta, posisi yang umum dijumpai adalah staf administrasi, customer service, atau petugas operasional dasar.

Posisi ini biasanya terbuka bagi lulusan SMA/SMK hingga D3, tergantung kebutuhan perusahaan.

Tugasnya meliputi pengelolaan data, pelayanan pelanggan, hingga mendukung aktivitas operasional harian.

Baca Juga: Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Bisa Ditempuh 45 Menit, Ini Rahasia Kecepatan Rata-ratanya

Naik ke rentang Rp4–6 juta, posisi yang tersedia umumnya adalah staf junior atau asisten analis.

Contohnya staf keuangan junior, staf SDM, staf logistik, hingga staf pemasaran pemula.

Posisi ini biasanya mensyaratkan pendidikan minimal D3 atau S1 dengan pengalaman kerja terbatas, sehingga cukup banyak diincar fresh graduate.

Sementara itu, gaji di kisaran Rp6–7 juta sering dikaitkan dengan posisi staf senior atau junior officer.

Pada level ini, tanggung jawab kerja sudah lebih besar, seperti mengelola laporan, melakukan analisis sederhana, hingga terlibat langsung dalam pengambilan keputusan teknis.

Latar belakang pendidikan S1 dan pengalaman kerja menjadi nilai tambah penting.

Untuk gaji Rp7–9 juta, posisi yang ditempati umumnya adalah officer atau supervisor awal.

Baca Juga: Kenapa Perubahan Jam Mengajar Bisa Menggagalkan SKTP Bulan Berikutnya, Ini Penjelasan Sistem Validasi Bulanan 2026

Jabatan ini bisa ditemukan pada posisi analis keuangan, analis bisnis, engineer junior, hingga supervisor operasional.

Pegawai di level ini biasanya sudah memiliki pengalaman kerja beberapa tahun dan dituntut mampu memimpin tim kecil atau proyek tertentu.

Selain gaji pokok, pegawai BUMN juga berpotensi mendapatkan berbagai tunjangan.

Mulai dari tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, hingga fasilitas kesehatan dan jaminan hari tua.

Baca Juga: Board of Peace Usulan Trump Dikritik Muhammadiyah, Ingatkan Risiko Beban Rp17 Triliun untuk Indonesia

Dengan tambahan tersebut, total penghasilan yang diterima bisa lebih besar dari gaji pokok yang tertera.

Tak heran jika BUMN menjadi incaran banyak pencari kerja setiap kali membuka rekrutmen bersama.

Persaingan yang ketat membuat pelamar harus mempersiapkan diri dengan matang, baik dari sisi kompetensi, pengalaman, maupun pemahaman terhadap bidang kerja yang dilamar.

Bagi fresh graduate, posisi dengan gaji Rp3–6 juta bisa menjadi batu loncatan awal untuk membangun karier di BUMN.

Sementara bagi profesional muda, rentang gaji Rp7–9 juta menawarkan tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar, sekaligus peluang pengembangan karier jangka panjang.

Dengan struktur gaji yang relatif stabil dan jenjang karier yang jelas, BUMN tetap menjadi pilihan menarik.

Memahami kisaran gaji dan posisi yang tersedia dapat membantu pencari kerja menyesuaikan ekspektasi serta memilih jalur karier yang paling sesuai.***