POJOKSATU.id - Anang Hermansyah bersama Ashanty dan Thariq Halilintar mengunjungi Graha Pena Radar Bogor pada Sabtu (16/09/2023).

Dalam rangka kunjungan silaturahmi dengan content creator Radar Bogor Grup, Anang Hermanysah memberi motivasi untuk menjadi content creator yang sukses.

Sang musisi tersebut menceritakan perjalanannya menjadi content creator.

Ketika pandemi COVID-19, Anang tidak mendapatkan banyak job. Jualan pun sepi karena kondisi yang sedang sulit.

Baca Juga: Heboh Krisdayanti Ajak Anang Hermansyah Duet Lagu 'Cinta', Kenangan saat Mereka Menikah, Direkam Ashanty

Saat itu, ia mulai membuat konten di aplikasi facebook.

Ia membuat satu konten per satu hari.

Dengan konsisten mengupload konten setiap hari, kini dirinya mendapat omset 200 juta per bulan dari facebook.

Tentu hal ini membuat para content creator Radar Bogor Grup termotivasi.

Salah satu content creator dari Radar Bogor Grup memberikan pertanyaan kepada sang musisi tersebut bagaimana caranya agar bisa sesukses dirinya.

“Tidak ada kesuksesan yang instan. Semua harus dimulai dari awal,” ucap Anang Hermansyah.

Sang musisi tersebut menyebutkan bahwa proses tidak ada yang mengkhianati hasil.

Anang Hermansyah percaya bahwa semua orang bisa menjadi content creator.

Baca Juga: Impian Jadi Nyata, Nonton Konser BLACKPINK di Thailan, Ashanty Girang Bertemu Ibunya Lisa

Ia percaya bahwa semua orang memulainya, namun susah untuk konsisten dalam membuat konten setiap hari.

"Agar bisa konsisten, lakukan saja. Jangan berpikir hal lainnya."

Sang musisi tersebut berpesan kepada content creator Radar Bogor Grup untuk jangan malas dan selalu konsisten untuk membuat konten.

Thariq Halilintar juga memberikan motivasi untuk para content creator Radar Bogor Grup.

Dimulai dengan dia yang menceritakan perjalanan hidupnya.

Thariq Halilintar memulai karirnya menjadi content creator sejak zaman aplikasi Kaskus, BBM, dan lainnya.

Ia memulai di sosial media yang sedang ramai di Indonesia.

Ia juga sempat menjual barang-barang di sosial media bersama adik dan kakaknya.

Kemudian ia dan keluarganya membuat program dan menjual program tersebut ke stasiun TV.

Seiring berjalannya waktu, Thariq dan keluarganya memulai karir di Youtube pada tahun 2013.

Awalnya, dirinya sempat dicemooh saat membuat konten Youtube.

Baca Juga: Diberi Satu Set Sofa, Fuji Langsung Sebut Ashanty Bidadari

Itu karena, orang-orang menganggap bahwa membuat konten Youtube tidak bermanfaat dan hanya membuang-buang waktu saja.

Namun Thariq tetap teguh pada prinsipnya “Life goes on so fast.”

Dan semua orang yang mencemooh dirinya, kini mereka pun membuat terjun dan membuat konten Youtube.

Karena itu, mulailah membuat konten dari sekarang.

“Sosial media itu cepet banget naik turun. Tergantung dari kapan memulainya untuk jadi content creator,” ujar Thariq.

Sang Youtuber memberi pesan kepada content creator Radar Bogor Grup.

“Konsisten, jangan malas, mau belajar, harus riset sebanyak banyaknya,” ucap Thariq Halilintar.

Untuk menjadi content creator haruslah giat. Siapa yang paling giat, maka dia yang akan mendapatkan hasil yang lebih banyak.***