POJOKSATU.id - Turis asal Shanghai, China bernama Zhang Xiao Huan yang dilaporkan hilang saat diving di sekitar perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur telah berhasil ditemukan.
Namun, turis tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban telah berhasil dievakuasi oleh petugas setelah 31 jam lamanya berada di dalam air.
Proses evakuasi korban dari dalam laut melibatkan 8 orang penyelam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Novian Hidayat mengatakan, jasad korban berhasil ditemukan tergeletak di dasar laut kedalaman 77 m.
Titik lokasi ditemukannya korban tak jauh dari tempat ia menyelam sebelum dinyatakan hilang.
"Tiga puluh satu jam korban berada di dalam air di area perairan laut Pulau Kakaban, Kampung Payung-payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau," kata Novia Hidayat.
Baca Juga: Bawaslu RI Mulai Dalami Dugaan Kecurangan PSU di Bengkulu Selatan, Kasus Cawabup Ditangkap
"Titik kejadian dan titik ditemukan kurang lebih radius 50 m dari TKP-nya," lanjutnya.
Saat ditemukan, pakaian dan atribut diving korban masih terpasang dengan lengkap.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa dari Pulau Maratua menuju Kota Tanjung Redep menggunakan speedboat.
Setibanya di Dermaga Sanggam, Tanjung Redep, Jasad korban langsung di bawah RSUD Dr. Abdul Rifai.
Jenazah akan dijemput oleh keluarganya yang akan tiba di Berau pada 6 Mei mendatang.
Berdasarkan keterangan instruktur selam yang mendampingi korban, Zhang merupakan penyelam berlisensi.
Namun saat menyelam korban disebut memaksakan diri untuk mengambil kameranya yang terjatuh sampai ke batas kedalaman yang dilarang.***
