POJOKSATU.id - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie optimis bisa mendongkrak laju pertumbugan ekonomi Jawa Barat.
Pasangan nomor urut 3 Pilgub Jabar 2024 itu akan bekerja keras mencapai pertumbuhan ekonomi di atas target nasional.
Hal itu disampaikan Ahmad Syaikhu dalam kampanye rapat umum di Lapangan Multiguna, Kota Bekasi, Minggu 10 November 2024.
"Kalau pemerintah (pusat) 8 persen, Jawa Barat 8 persen enggak cukup," ucaap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Optimisme Syaikhu itu didasari lantaran Jawa Barat merupakan lumbung berbagai aspek kehidupan.
"Manufaktur banyak di sini. Pertanian ada di sini. Saya optimisnya sampai pada 10 persen," tegas Syaikhu.
Baca Juga: Pede Menang Pilgub Jateng 2024: Ahmad Luthfi-Taj Yasin Digandeng Jokowi dan Presiden Prabowo
"Kalau Jawa Barat hanya 8 persen, pasti pertumbuhan nasional di bawah itu. Mungkin hanya 6 atau 7 persen," jelasnya.
Diakuinya, untuk mencapai angka 10 persen memang merupakan kerja yang cukup berat.
"Tapi kalau kolaborasi ini berjalan dengan pemerintah pusat, saya yakin tidak ada kesulitan menghadapi tantangan ini. Itu perlu ada terobosan," sambungnya.
Optimisme sama juga dilontarkan Cawagub Jabar, Ilham Habibie.
Pertumbunuhan ekonomi Jabar di atas 8 persen, disebutnya bukan tidak mungkin jika melakukan reindustrialisasi.
"Kalau mau di atas itu (8 persen), harus industrinya kuat. Dan 55 persen industri nasional ada di Jabar," tuturnya.
Untuk itu, diperlukan langkah dan persiapan dalam membangun industri di Jawa Barat.
"Bukan hanya investasi, tapi juga sumber daya manusianya. Itu yang paling kunci," papar putra sulung Presiden ke-3 RI ini.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Baru di Bogor yang Wajib Dikunjungi, Pesona Alam dan Spot Instagramable
Kunci lain adalah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) agar sudah siap ketika pabrik dan indutri baru didirikan.
SDM tersebut harus sudah dibekali dengan keahlian dengan pelatihan.
"Itu tanggungjawab pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota untuk menyediakan orang-orang itu," ujarnya.
Baca Juga: Belajar dari Finlandia: Mengapa Kebijakan Zonasi Pendidikan di Indonesia Belum Efektif?
Dengan sejumlah strategi tersebut, Ilham optimis target pertumbuhan ekonomi bisa dicapai.
"Dan tentu saja bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup besaar," tandas Ilham.***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

