Hari Pertama Kampanye Birukan Langit Indonesia Festival, 2,2 Ton Sampah Tidak Dibuang ke TPA

Pada hari pertama penyelenggaraan Birukan Langit Indonesia Festival (BLIF) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/8/2022) menghasilkan 2,2 ton sampah. Foto/IST

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pada hari pertama penyelenggaraan Birukan Langit Indonesia Festival (BLIF) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/8/2022) menghasilkan 2,2 ton sampah.


Hebatnya, dalam Birukan Langit Indonesia Festival itu, sampah organik dan anorganik tersebut dipastikan tidak akan terbuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), melainkan langsung diolah atau didaur ulang.

Ketua Penyelenggara Birukan Langit Indonesia Festival, Bima Arya, mengatakan bahwa waste management dalam konser musik dan local pride expo ini bagian dari gerakan Birukan Langit Indonesia yang konsern dengan isu-isu lingkungan dan potensi anak muda, termasuk sampah.

BACA JUGA : DLH Kota Bogor Bakal Buat Video Sosialisasi Sampah, Ongkos Buatnya Sampai Seharga Mobil


“Hingga akhir acara tadi malam, sampah yang dikumpulkan oleh tim sebanyak 2,2 ton yang terdiri dari 465 kilogram sampah organik dan 1.742 sampah anorganik. Kami kolaborasi dengan tim waste management Kaktus,” ungkap Bima Arya.

Pria yang menjabat sebagai Wali Kota Bogor ini menambahkan, sampah-sampah tersebut kemudian dikelola di sudut khusus di acara tersebut untuk dipilah dan didaur ulang bersama mitra bank sampah sehingga tidak ada satu pun sampah yang terbuang ke TPA Bantar Gebang.

BACA JUGA : Sekda Jabar Dorong Efektivitas Digitalisasi Pengelolaan Sampah  

“Semuanya langsung dibawa ke tempat pengolahan, tidak ada yang menumpuk di sini dan tidak ada yang dibuang ke Bantar Gebang. Untuk sampah organik, 3 bulan lagi akan jadi protein terbarukan, seperti untuk pakan ayam dan lain-lain. Yang anorganik langsung didistribusikan ke bank sampah terdekat di 120 titik kolaborasi untuk didaur ulang,” jelas Bima.

Lebih lanjut, Bima mengatakan, acara Birukan Langit Indonesia yang menjadi semangat HUT dan Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) ini selain edukasi soal lingkungan, juga bertujuan untuk membangkitkan ekonomi, khususnya pada sektor industri kreatif.

BACA JUGA : Gak Nanggung-Nanggung 150 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Cikarang Hilir

“Geliat ekonomi luar biasa. Ada banyak yang terlibat di event ini, seniman, EO, crew, UMKM, clothing lokal dan lain sebagainya,” kata Bima.

Menurutnya, partai punya posisi strategis, tapi tidak semua partai bisa menjadikan ini sebagai wadah bagi anak muda dan paham maunya para kawula muda.

“Ini adalah cara baru untuk berkomunikasi dengan anak muda, untuk mewadahi anak-anak muda yang punya kepedulian terhadap lingkungan dan produk lokal. Partai akan memperjuangkan ini ke depan. Ini kampanye yang panjang ke depan,” kata Bima Arya.

Bima juga menyatakan bahwa seluruh hasil penjualan tiket akan dialokasikan untuk kegiatan penyelamatan lingkungan dalam gerakan Birukan Langit Indonesia.

Birukan Langit Indonesia Festival juga menyuguhkan penampilan dari Astro dan deretan artis tanah air ternama, seperti Tiara Andini, Unity, Maliq & D’Essentials, Ungu, Okaay, Brisia Jodie, Vierratale, Fabio Asher hingga penyanyi cilik yang sedang hits, Farel Prayoga dan masih banyak lagi. Ada juga pameran produk lokal dan bazar UMKM. Acara ini berlangsung dua hari, 26-27 Agustus 2022.