12 Bulan jadi Dirut Tirta Pakuan Bogor, Rino Indira Genggam Deretan Target Baru

Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan. IST

POJOKBOGOR.com – Genap 12 bulan, Rino Indira Gusniawan menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, tak membuatnya puas diri.


Kini Rino menggenggam deretan target baru yang akan dilakukan di awal 2022 nanti. Bergerak menuju perubahan demi kepuasan pelanggan, demikian yang dijadikan slogan targetnya.

Hal itulah yang menjadi landasan dan tujuan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dibawah komando Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Rino Indira Gusniawan.


Sejak dilantik 2 Desember tahun lalu bersama Direktur Umum (Dirum) Rivelino Rizky dan Direktur Teknik (Dirtek) Ardani Yusuf, berbagai program telah dilakukan demi kepuasan pelanggan.

Mulai dari menyelesaikan beberapa pekerjaan seperti penambahan kapasitas produksi 50 liter per detik di Palasari, memanfaatkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) untuk pembangunan Reservior Jabaru dan Kabandungan, hingga turunnya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk menggratiskan 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara.

“Jadi satu tahun ini kita sudah buat apa saja sih. Dari sekian banyak program dan inovasi yang dijalankan, salah satunya berhasil mendapatkan bantuan DAK, yang setiap tahun kami submit (ke pemerintah pusat). Alhamdulillah tahun ini kami dapat untuk menggratiskan 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya setiap tahun mengajukan DAK tersebut dan pada tahun meminta untuk daerah Kecamatan Bogor Utara. Pertimbangannya, wilayah tersebut dicover sumber air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Katulampa.

“Masih ada kelebihan air disana. Terus juga di daerah itu banyak yang belum pakai air kita, akhirnya dipenetrasi oleh pemerintah pusat. Kami submit ke pemerintah pusat, lalu keluar DAK yang dititipkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Rp1 miliar sekian,” ujar Rino.

Pihaknya pun menyelesaikan pemasangan gratis 250 pelanggan baru di wilayah Bogor Utara pada Oktober lalu. Setelah rampung, aset itu menjadi milik Pemkot Bogor yang kemudian diserahkan ke Perumda Tirta Pakuan.

Rupanya, hal ini bukan yang pertama. Sebab, program ini pernah berjalan pada tahun lalu untuk menggratiskan pelanggan baru di kawasan Pasir Kuda. Untuk meningkatkan kepuasan warga Kota Bogor terhadap pelayanan Tirta Pakuan, pihaknya juga sudah mengajukan kembali DAK serupa agar bisa menggratiskan pelanggan baru Perumda Tirta Pakuan.

“Tahun depan kita nggak tahu dapat berapa, tapi kita sudah submit,” imbuhnya.

Baginya, program tersebut sejalan dengan upaya Perumda Tirta Pakuan untuk bergerak menuju perubahan demi mencapai kepuasan pelanggan. Hal itu diakui oleh hasil survei yang dilakukan Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB) kepada para pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor.

Hasilnya, Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) Perumda Tirta Pakuan meningkat dari sisi produk maupun jasa dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu merupakan pengakuan luar biasa dari pelanggan, melalui persepsi dari survei agar lebih baik kedepannya.