Menteri Airlangga Angkat Suara Soal Vaksin Booster

Perbedaan-Vaksinasi-dan-Imunisasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id- Saat ini banyak negara merekomendasikan vaksinasi hingga tiga kali dosis.

Rekomendasi itu dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Demikian dikatakan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Di berbagai negara sudah memberikan rekomendasi, termasuk juga dari lembaga-lembaga internasional kesehatan untuk vaksinasi efektif, untuk varian-varian baru, termasuk omicron,” tutur dia.


Adapun dikatakan bahwa pemberian vaksin ketiga ini akan dibagi dalam dua kategori.

Pertama adalah mereka yang merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan non-PBI.

Saat ini, jelasnya, pemerintah pun tengah menyelesaikan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) perihal pelaksanaan program vaksinasi tersebut.

“Nanti akan diatur dalam Permenkes dalam waktu tidak terlalu lama,” ujar Airlangga.

Adapun dikatakan bahwa pemberian vaksin ketiga ini akan dibagi dalam dua kategori.

Pertama adalah mereka yang merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan non-PBI.

Saat ini, pemerintah pun tengah menyelesaikan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) perihal pelaksanaan program vaksinasi tersebut.

“Nanti akan diatur dalam Permenkes dalam waktu tidak terlalu lama,” terang Airlangga.

Diketahui, Pemerintah Indonesia saat ini terus mendorong percepatan vaksinasi terhadap masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun juga meminta agar vaksin booster atau vaksin ketiga untuk dilaksanakan.

Vaksinasi, kata Airlangga, diharapkan dapat dilaksanakan pada Januari 2022 mendatang.

“Presiden minta agar kegiatan booster vaksinasi dipersiapkan pada bulan Januari,” ungkap dia dalam telekonferensi pers, Senin (6/12). (ega/fjpp/pojoksatu)