CFD Kota Bekasi Belum Dilakukan, Pemkot Bekasi Nunggu Kasus Landai

CFD Kota Bekasi Belum Dilakukan, Pemkot Bekasi Nunggu Kasus Landai
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Adika Fadil/pojoksatu.id)

Pojoksatu.id, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi belum bisa memastikan Pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau bebas kendaraan di Wilayah Kota Bekasi.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, perlu kajian apakah pelaksanaan CFD itu sudah bisa diterapkan.

“Untuk Car Free Day, kita nunggu dulu situasinya seperti apa,” kata Pepen, panggilan akrabnya, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Polda Jabar Ungkap Tujuan Siskaeee Masturbasi dan Pamer Payudara di Bandara Yogjakarta, Katanya Gini


Pepen mengatakan, tentunya kajian pelaksanaan CFD kemungkinan baru bisa dilakukan pada awal tahun 2022. Namun demikian, tentunya hal itu perlu dibahas secara menyeluruh.

Jangan sampai kegiatan CFD justru akan menjadikan kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan. Jika pun dibuka dia, menyebutkan skalanya akan lebih kecil.

“Mungkin setelah libur akhir tahun dan natal baru kita lihat posisinya layak atau tidak untuk diizinkannya mengenai hal itu. Mungkin (kalau dibuka) kita akan batasi, tapi kita lihat dulu situasi Pandemi Covid-19 ini seperti apa nantinya,” Imbuhnya.

Pepen menjelaskan jika kasus Covid-19 di Kota Bekasi saat ini memang sudah cukup landai. Oleh karena itu, dirinya tak ingin terburu-buru untuk segera membuka kegiatan CFD itu.

Baca juga: Putusan MA 10 Tahun Lalu Baru Di Eksekusi Tahun Ini, Apakah Pengadilan Negeri Purwakarta Abai?

Karena perlu persiapan yang matang, agar pelaksanaan CFD juga tidak membuat kekhawatiran masyarakat.

“Walau saat ini pergerakan Kasus Covid-19 sedang melandai bagi penyebarannya, tetapi terhadap persiapannya juga perlu dilakukan dengan matang,” terangnya.

Seperti diketahui jika, Kota Bekasi sempat melaksanakan kegiatan CFD pada pertengahan tahun 2020 lalu saat masih dalam status pandemi Covid-19.

Hanya saja dalam pelaksanaan kegiatan itu ditemukan adanya kasus Covid-19, hal inilah yang menjadi pembahasan agar kasus tersebut tidak terulang kembali.

Selain itu, dirinya juga menghimbau untuk masyarakat selalu mematuhi Prokotol kesehatan dalam berolahraga.

“Olahraga seperti CFD harus tetap mematuhi Prokotol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman, serta membawa Handsanitizer,” tutupnya. (evi)