Ramli Manong Ingin Wujudkan “Sidrap Anti Pengangguran” Lewat Program Ini

Ramli Manong usai uji publik di Partai Demokrat Sidrap

POJOKSATU.id, SIDRAP –Pilkada Sidrap 2018 mendatang kian ramai dibicarakan. Beberapa nama-nama menguat, salah satunya yang konsisten terus bersosialisasi di masyarakat Sidrap adalah Ramli Manong.

Ramli Manong memberikan kesan berbeda diantara bakal calon bupati yang lain. Tak lain karena ia dalam memperkenalkan diri di masyarakat dengan baliho program yang terlihat program-programnya telah siap desainnya.

Salah satu programnya yang berkaitan persoalan minimnya keterampilan tenaga kerja salah satu akibatnya tingginya pengangguran di masyarakat.

“Saya selalu menyampaikan di forum-forum diskusi masalah utama kita hari ini karena masih tingginya angka pengangguran dan itu tidak terlepas dari minimnya keterampilan warga dalam mengisi lapangan kerja yang ada”. Ujar Ramli Manong yang juga salah satu petinggi di Semen Bosowa.


Lebih lanjut diterangkanya, salah satu idenya untuk mengurai masalah ketenagakerjaan dengan menghadirkan program Sidrap Anti Pengangguran. Program pemberdayaan masyarakat dengan menghadirkan BLK di setiap kecamatan dengan tujuan utama peningkatan keterampilan kerja menjadi siap pakai.

” Program ini sangat penting dan masyakarat bisa meningkatkan keterampilannya dengan baik pula, apalagi ketika ini jalan, saya akan berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk mendukung program ini. Kata Ramli Manong yang juga alumni pertanian UNHAS.

Ramli Manong juga menawarkan beberapa program-program unggulan lainnya. Seperti mewujudkan 68 sport center desa, program jalan beton 50 KM per tahun, program rest area, program pertanian berkelanjutan, dan masih banyak lagi.

Ramli Manong menuturkan semua programnya betul-betul lahir dari penelitian dan pengalamannya keliling Indonesia dan luar negeri sehingga sangat bisa diwujudkan.

“Yang bagus kita teruskan yang tidak bagus kita buang, saya yakin jika semua program ini terwujud Sidrap akan menjadi kabupaten termaju ke- 3 setelah Makassar dan Bantaeng”, jelas Ramli Manong yang akrab disapa RM-18.

(tlk/pojoksatu)