PTN Kekurangan Dosen, Menteri Nasir: Prodi Ditutup dan Anggaran Dikurangi

Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir
Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir
Menristek Dikti, Muhammad Nasir
Menristek Dikti, Muhammad Nasir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekurangan jumlah dosen saat ini ternyata tak hanya dialami oleh perguruan tinggi swasta (PTS) namun juga dialami oleh beberapa perguruan tinggi negeri (PTN).

Kesimpulan ini diambil dari keputusan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang telah menetapkan jumalh dosen dengan jumlah mahasiswa.

Dalam ketetapan itu, Kemenristekdikti menentukan jumlah dosen dengan mahasiswa untuk kelompok eksakta adalah 1:30 dan untuk kelompok sosial 1:45.

Menanggapi hal ini, menteri teknologi, riset, dan perguruan tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir langsung bertindak tegas.


Menteri Nasir langsung memanggil rektor PTN yang jumlah dosennya tak memadai dengan jumlah mahasiswanya. Menteri Nasir juga memberikan peringatan secara tegas kepada para rektor PTN untuk segera menyelesaikan masalah di kampusnya masing-masing.

“Langsung saya panggil rektornya harus datang. Diberi arahan untuk segera menyelesaikan,” tutur Menteri Nasir, Jumat (30/10/2015).

Menteri Nasir juga meminta kepada para rektor untuk menyelesaikan masalah kekurangan jumlah dosen akhir tahun ini. Menteri Nasir akan memberikan sanksi tegas jika PTN tak segera memperbaiki sistem sesuai anjuran Kemenristekdikti.

“Saya minta akhir tahun harus beres. Kalau tidak, prodi bisa ditutup, anggaran juga harus dikurangi. Desember akan kami lakukan evaluasi untuk semuanya,” sambungnya.

(zul/pojoksatu)