KMP Solid Tolak PMN di RAPBN 2016, Kenapa?

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekretaris Koordinator Harian Koalisi Merah Putih (KMP) Fahri Hamzah menegaskan, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) secara tegas menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) masuk dalam RAPBN 2016.

Menurut Fahri, pemerintah tidak perlu menggelontorkan PMN, karena selama ini ada anggaran Rp 43 triliun juga tidak optimal. Apalagi belum ada jaminan uang untuk PMN bisa kembali lagi ke negara di saat banyak BUMN mengalami penurunan performance.

“Jadi yang begini ini menyebabkan RAPBN 2016 banyak catatan begitu loh, dan karena ini akibatnya kepada rakyat maka KMP menolak pos yang tidak jelas itu,” katanya.

Fahri menambahkan, sejumlah pos yang dikritisi KMP antara lain penyertaan modal untuk BUMN sebesar Rp 80 triliun. KMP juga mengkritik alokasi dana desa yang jauh lebih kecil dari yang dijanjikan Presiden Jokowi. Selain itu KMP juga menuntut kejelasan pendapatan negara selama setahun ini.


Ditanya soal peta kekuatan di DPR terkait pengesahan RAPBN 2016 harus berujung voting di paripurna, Fahri dengan yakin menyatakan koalisinya solid. “KMP solid. PAN semalam ada Pak Amien Rais datang, dia oke. Demokrat itu sebenarnya sudah ngomong bersama kita dan kayaknya sama, detik terakhir mudah-mudahan sesuai pandangan. PDIP juga saya dengar sama dengan kita. Ya mudah-mudahan menang (voting),” harap Fahri.

(fat/jpnn/ril)