Tengah Melaut, Nelayan Kepiting Tewas Tersambar Petir

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

.ID, MEDAN – Seorang nelayan asal Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Begadai, Sumater Utara tewas tersambar petir. Pria bernama
Safri (40) itu tewas saat mencari ikan dengan kapal jaring kepiting di perairan Pantai Cermin.

Nelayan kepiting ini tersambar petir saat berada di ujung kapal sambil menebar jaring bersama tujuh nelayan lainnya. Saat itu, hujan memang sangat deras dan petir
berulang kali menggelegar, dan menyambar ke laut.

‎Nelayan Safri yang tersambar langsung menggelepar. Sementara tiga rekan Safri, yakni Bachtiar, Bahrum dan Sudin, yang berjarak hanya sekira 1,5 meter dari korban ikut
terpental terkena percikan petir.

“Saya bahkan sampai terpental ke laut karena sambaran petirnya. Punggung saya luka dan saya sempat pingsan. Untuk teman-teman yang lain menolong. Kami ada delapan
orang satu kapal,” ungkap Bahrum.


Bahrum mengaku‎ teman nelayannya itu tak langsung tewas setelah tersambar Petir. Bahrum bahkan sempat memangku Safri sesaat setelah ia sadar dari pingsan.

“Situasinya memang panik. Karena melihat aku terpental ke laut. Aku yang diselamarkan kawan-kawan. Begitu aku sadar, aku langsung teriak selamatkan Safri. Aku sempat
memangkunya, dia masih bernapas. Tapi enggak lama dia tewas,”sebutnya.

‎Safri sendiri kini telah dikebumikan di pekuburan Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, ‎Kabupaten Serdang Bedagai. Sementara ketiga rekan Safri yang mengalami
luka, dirawat di kediaman mereka masing-masing.

(yaz)