Jokowi akan Naik Gaji? Ini kata Mensesneg

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Selain kenaikan tunjangan DPR, wacana kenaikan gaji Presiden Jokowi juga sempat muncul di permukaan. Hal tersebut semoat dibicarakan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR.

Pada kesempatan itu, Pratikno menyatakan tak ada arahan lebih lanjut dari Jokowi hingga kini.

“Sampai sekarang tidak ada arahan dari Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden untuk menindaklanjuti hal ini,” kata Pratikno dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).

Menurut Pratikno, wacana tersebut memang pernah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Badan Kepegawaian Negara pada 2014. Namun pada saat itu hingga kini belum diambil keputusan.


“Tentu saja juga terkait kondisi perekonomian yang saat ini tidak cukup ramah,” kata Pratikno.

Munculnya wacana tersebut berhubungan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden. Soal jumlah ideal gaji pokok dan tunjangan Presiden, pihak Mensesneg akan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

“Terutama dengan Kemenkeu. Tetapi kami belum melakukan langkah yang berarti dan itu belum menjadi langkah prioritas bagi pemerintah,” kata Pratikno.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II dari PAN, Sukiman, menanggapi bahwa wacana kenaikan gaji Presiden dan Wapres belum saatnya direalisasikan. Maka keterbukaan menjadi aspek penting untuk dikedepankan dalam pembahasan wacana ini.

“Kita pahami, ini tidak saatnya dan tidak tepat,” kata Sukiman.

(ril)