Beginilah Modus Korupsi Jero Wacik

Jero Wacik Ditahan KPK
Jero Wacik Ditahan KPK
Jero Wacik Ditahan KPK
Jero Wacik Ditahan KPK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik akhirnya duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Pada persidangan Selasa (22/9), jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK mendakwa Jero saat jadi menteri telah melakukan serangkaian tindak pidana korupsi.

Berdasarkan surat dakwaan, Jero saat menjadi menteri ESDM periode 2011-2014 menerima hadiah berupa uang sebesar Rp 10,381 miliar.

Uang itu diterima Jero dari dana-dana yang dikumpukan anak buahnya lewat kegiatan fiktif di Kementerian ESDM.


Hal itu bermula setelah Jero diangkat sebagai menteri ESDM dan mengetahui bahwa dana operasional menteri (DOM) yang dianggarkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2011 hanya Rp 120 juta per bulan.

Jero tahu soal DOM karena sebelumnya juga pernah menjadi menteri kebudayaan dan pariwisata di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid pertama.

Ternyata, DOM di Kementerian ESDM tidak sebesar di Kemenbudpar yang mencapai Rp 300 juta per bulan. Politikus Partai Demokrat itu menilai jumlah DOM di Kementerian ESDM tak cukup untuk menunjang kepentingannya.

Karenanya Jero menyampaikan permintaannya soal tambahan DOM ke Waryono Karno selaku sekretaris jenderal Kementerian ESDM.

“Untuk itu, Jero Wacik memerintahkan Waryono Karno belajar kepada Wardiatmo (sekjen Kemenbudpar),” kata JPU Dody Sukmono saat membacakan surat dakwaan seperti dikutip dari jawapos (Grup pojoksatu.id), Selasa (22/9/2015).

(jawapos/pojoksatu/zul)