Wajah Cantik Gadis Barbie Ini Hancur Setelah Diserang Sekelompok Pemuda

Jessica Byrnes-Laird.
Jessica Byrnes-Laird.
Jessica Byrnes-Laird.
Jessica Byrnes-Laird

POJOKSATU.id, AMERIKA SERIKAT – Seorang gadis cantik berwajah mirip barbie berusia 18 tahun diserang oleh sekelompok pria secara brutal di sebuah pompa bensin Louisiana, Amerika Serikat, Minggu (2/8).

Akibat perbuatan sadis itu, sepuluh gigi korban rontok dan bibirnya robek parah setelah dihantam dengan sebuah pipa logam.

Jessica Byrnes-Laird dan Jared Pelletier
Jessica Byrnes-Laird dan Jared Pelletier

Seperti dilansir Mirror, Selasa (4/8/2015), kejadian yang menimpa Jessica Byrnes-Laird, asal Haughton, Louisiana, itu berawal ketika ia dan pacarnya, Jared Pelletier, 21, berhenti di sebuah pompa bensin sehabis berenang.

Laird yang masih dalam balutan bikini duduk menunggu di dalam mobil, sementara pacarnya masuk ke toko Shreveport untuk membeli rokok, Minggu malam. Laird yang terlihat seksi itupun langsung didatangi sekelompok pria dan mulai mengganggunya.


Ketika pacarnya kembali, ia mencoba melawan orang-orang tersebut, sebelum memutuskan masuk ke dalam mobil dan pergi.

Tapi, sialnya saat mereka mau berangkat, salah satu dari empat pelaku melemparkan sebuah pipa kuningan melalui jendela mobil yang terbuka dan mengenai wajah Byrnes-Laird.

“Aku melihat ke bawah dan melihat gigi saya di tangan dan dari mulut saya langsung menyembur darah,” katanya kepada NBC 6.

Sedikitnya 10 sampai 12 gigi Byrnes-Laird langsung rontok dan bibir bagian atas robek parah dan harus dijahit.

“Saat ini dia masih shock dan tidak bisa makan sama sekali,” ujar kakeknya Earl Byrnes kepada Daily News.

Sejak insiden menakutkan, Jessica terpaksa berjuang mengumpulkan dana untuk menutupi biaya luka-lukanya.

Ia mengumpulkan dengan berbagai cara termasuk lewat situs GoFundMe.

“Byrnes-Laird memerlukan operasi dan beberapa gigi implan, yang menghabiskan biaya hingga 12,000 dolar Amerika,” menurut sebuah halaman GoFundMe.

Dia akan membutuhkan setidaknya empat-enam implan gigi. Setiap gigi menghabiskan biaya 2,000 dolar Amerika. Seorang pendonor yang melihat kondisi korban langsung menyumbang sekitar 13.000 dolar Amerika Serikat.

Namun, dia membutuhkan hampir dua kali lipat untuk perawatannya. Polisi mengatakan mereka masih mencari para penyerang korban.

Korban adalah remaja “Perempuan yang manis dan ceria, baik hati,” ujar ibu pacarnya, Roberta Stark.

Sementara itu, Laird berharap polisi menemukan pelakunya. Ia hanya berharap senyumnya bisa kembali.

“Saya harus belajar lagi untuk mendapatkan senyum saya kembali karena itu sangat berarti kedepannya,” kata remaja itu.

(ray/jpnn/pojoksatu/zul)