Anggota DPRD Bekasi Digerebek Warga Lantaran…

Ilustrasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Diduga berdua-duaan bukan pasangan resmi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi digerebek warga tengah malam. Saat ini, untuk memastikan dugaan asusila oleh warga tersebut, Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi memanggil anggotanya yang berinisial S itu untuk dimintai keterangan.

S digerebek warga¬†saat bertamu hingga larut malam di rumah perempuan berinisial E yang diketahui bersuamikan seorang pelaut. Saat sedang bertamu, suami dari perempuan itu sedang tak berada di rumah. “Kami ingin meminta klarifikasinya,” kata anggota Badan Kehormatan, Nyumarno, Kamis malam, (30/7/2015).

Menurut Nyumarno, kalau S terbukti melakukan perbuatan asusila, Badan Kehormatan akan mengembalikan S kepada partainya. Perbuatan asusila di lembaga legislatif dianggap sebagai aib yang bisa mencoreng nama institusi. “Ini harus tuntas, agar masyarakat paham dan tidak menimbulkan asumsi-asumsi yang buruk di lingkungan,” kata Nyumarno.

Kabarnya, S digerebek bersama perempuan berinisial E pekan lalu (18//7/2015). Saat itu sudah larut malam dan mereka tengah berduaan di kediaman E di Perumahan Villa Gading Harapan 3, Kabupaten Bekasi.


Warga perumahan pun menaruh curiga lantaran saat itu suami E tidak berada di rumah. Masyarakat akhirnya ramai-ramai mendatangi dan menggerebek rumah E. Saat digerebek, S mengaku sudah menikahi E secara agama.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Imanudin, menuturkan sudah meminta konfirmasi dari sejumlah pihak ihwal pengakuan S tersebut. Hasilnya, “Memang dibenarkan jika S dengan E sudah menikah secara agama,” katanya.
(ril)