Pembatalan Tambahan Dana Parpol, Fadli Zon Bilang Pemerintah Plin-plan

pencatut jokowi peras freeport
Fadli Zon
Fadli Zon
Fadli Zon

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menuding pemerintah mencla-mencle lantaran Mendagri Tjahjo Kumolo membatalkan pembahasan usulan tambahan bantuan dana untuk parpol sebesar 10 kali lipat.

“Ini memang pemerintahan kita plintat-plintut atau plin-plan. Saya melihat tak ada koordinasi tak ada pemikiran dan tak ada pendalaman dalam membuat kebijakan. Jadi seharusnya ada koordinasi dan melalui proses mendalam. Ini tak dilakukan pemerintah,” ungkap Fadli saat menghadiri buka bersama di Kantor DPP Perindo, Jl Pangeran Diponegoro, Jakpus, baru-baru ini.

Fadli menilai kebijakan pemerintah tidak komprehensif. Padahal, kata Fadli, dalam demokrasi di suatu negara memang membutuhkan biaya.

“Di luar negeri itu wajar pemerintah kasih dana ke parpol. Ini untuk hindari korupsi politik. Dana partai politik sebenarnya ada tapi jumlahnya cuma Rp 108. Jadi bagaimana dana segitu kita lakukan proses penghargaan salah satu pilar demokrasi,” kata Fadli.


Sebenarnya tambahan dana untuk parpol dari negara kata  Fadli sudah dilakukan kajian-kajian. Menurutnya, sudah ada komunitas sipil yang telah melakukan kajian.

“Mereka punya kajian, menurut mereka bisa naik bertahap. Awalnya harusnya 30 persen. Atau ada hitungan Rp 5 ribu per suara. Itu untuk pembinaan parpol. Jadi tak ada lagi korupsi politik,” jelasnya.

Meski begitu, pemerintah melalui mendagri sudah memutuskan untuk membatalkan pembahasan mengenai usulan tambahan dana parpol. Alasannya, kondidi perekonomian negara sedang mengavami penurunan.(ril)