Ahok Ingatkan Haji Lulung Jangan Fitnah, Nanti Masuk Neraka

Gubernur Ahok

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tak terima dengan komentar Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana alias Haji Lulung, Gubernur Ahok meminta politisi PPP itu agar tidak asal bunyi, menuduhnya membongkar korupsi untuk pencitraan.

“Tidak usah Asbun (Asal Bunyi) lah. Bulan puasa jangan fitnah, orang yang fitnah itu nanti masuk neraka loh,” kata Ahok disela-sela tinjauannya ke pusat jajanan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

“Berani tidak pejabat seperti saya bilang, buktikan harta kamu, pajak yang kamu bayar, dan gaya hidup. Pak Lulung berani tidak membuktikan pajak yang dia bayar berapa,” ujar Gubernur Ahok.

Gubernur Ahok mengungkit mobil lambhorgini yang pernah dipakai Haji Lulung saat pelantikan menjadi anggota DPRD.


Gubernur Ahok mengatakan Lambhorgini yang dipakai Haji Lulung tidak memiliki surat-surat.

“Itu beli Lamborghini belasan miliar, bayar pajak tidak. Terus kalau bilang itu lamborghininya pinjam orang, dia kena gratifikasi. Karena pejabat kenapa orang pinjemin,” ujarnya.

Sebelumnya Haji Lulung menganggap pemberantasan korupsi yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya sebatas pencitraan semata.

Hal itu ia katakan dalam diskusi bertema ‘Menakar Peluang Ahok Maju Sebagai Calon Independen’.

“Bukan niat tulus bongkar kasus korupsi. Siapa di negeri tidak sepakat bongkar korupsi? Semua sepakat. Tapi dalam persoalan ini kami lihat dari perspektif politik, Pak Ahok terlihat jelas bahwa persoalan memberantas korupsi ini untuk mencari pencitraan,” kata┬áHaji Lulung.

(ril)