Klaim Harga Kebutuhan Pokok Stabil

ilustrasi
SUDAH NAIK : Disperindagpas Kabupaten Bekasi mengklaim jika harga kebutuhan pokok saat ini tidak mengalami kenaikan. Padahal, di beberapa pasar tradisional, harga bawang merah dan telur ayam sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. ARIESANT/RADAR BEKASI
SUDAH NAIK : Disperindagpas Kabupaten Bekasi mengklaim jika harga kebutuhan pokok saat ini tidak mengalami kenaikan. Padahal, di beberapa pasar tradisional, harga bawang merah dan telur ayam sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Bekasi mengklaim jika harga-harga kebutuhan pokok jelang Ramadan tidak akan mengalami lonjakan yang signifikan. Hal itu karena penawaran dan permintaan barang dalam kondisi seimbang.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pasar pada Disperindagpas Kabupaten Bekasi, Feri Ferdian. Kata dia, kenaikan harga yang sudah menjadi tren sebelumnya itu tidak akan terjadi di Ramadan tahun ini.

“Malah untuk stok supply demand tercapai. Karena memang pada bulan-bulan ini kan untuk sayur mayur sudah ada supply,” ujarnya.

Feri merasa yakin jika di tahun ini harga kebutuhan pokok lebih stabil dari tahun sebelumnya. Selain stok yang sudah terpenuhi, ia juga memastikan tidak adanya penimbunan sembako yang bisa menyebabkan melejitnya harga.


Sepengetahuan Feri, harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan saat menginjak pertengahan Ramadan. Oleh sebab itu, pihaknya belum memiliki rencana untuk melakukan operasi pasar guna menekan harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.

“Tapi kita lihat kalau terjadi disparitas (perbedaan atau ketidakseimbangan) harga kita sidak, tapi selama ini nggak sih masih normal-normal saja,” tuturnya.  (neo)