Dicari Lima Jam, Nelayan Korban Tabrakan Kapal Batubara Sudah Tewas

Ini jasad pendaki yang ditemukan di kawah Gunung Dempo.
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, SUMENEP – Setelah dicari selama lima jam, akhirnya pihak Satpol Air menemukan Nur Hasan, nelayan warga Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, yang menjadi korban tabrakan dengan kapal pengangkut batubara.

Tak menunggu lama, jasad korban langsung dibawa ke anggota keluarganya untuk segera dimakamkan.

“Hasilnya dulu kita serahkan kepada keluarganya agar segera dirawat mayatnya. Sementara pencarian tiga korban lainnya terus dilanjutkan oleh anggota Pol Air bersama dengan nelayan lainnya,” ujar Kepala Satpol Air Sumenep, AKP Muhardi, Jumat (12/6/2015).

Muhardi berharap tiga nelayan yang belum ditemukan, tidak bernasib sama dengan Nur Hasan.


Sebelumnya, sebanyak 12 nelayan asal Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, pergi mencari ikan menggunakan satu perahu, Kamis (11/6/2015). Saat tiba di sekitar perairan Pulau Gili Labak, Sumenep, perahu mereka ditabrak kapal besar yang mengangkut batubara.

Perahu yang digunakan mereka pecah dan tenggelam. Delapan nelayan ditemukan selamat, sedangkan empat nelayan hilang. (ril)