Bareskrim Bangun Gedung Rp 300 Miliar, Ini Tanggapan DPR

Desmond J Mahesa
Desmond J. Mahesa
Desmond J. Mahesa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareksrim) Mabes Polri berencana akan membangun gedung baru senilai Rp300 miliar tahun depan. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa rencana pembangunan gedung itu bukan suatu hal yang prioritas.

Menurut Desmond, akan lebih berguna jika anggaran pembangunan gedung itu dialihkan untuk meningkatkan kinerja dan layanan Polri pada masyarakat. Ia mendorong Polri untuk menyelesaikan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang masih sering terjadi.

“Akan lebih bijaksana kita membebankan pembiayaan kepolisian itu kepada penanganan kantimbas dan Sabhara. Ada persoalan yang salah dalam proses penanganan di kepolisian, ini yang seharusnya diprioritaskan,” kata Desmond di Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Desmond mengaku akan meminta penjelasan Polri saat rapat bersama Komisi III DPR nanti. Desmond tidak ingin ada salah pengalokasian anggaran yang justru tidak berdampak pada peningkatan kinerja Bareskrim Polri.


“Kalau soal anggaran, tentu kita akan selektif. Ini kita lihat kebutuhannya bagaimana,” kata Desmond.

Sebelumnya, Asisten Perencanaan Polri Irjen (Pol) Tito Karnavian mengatakan, Polri menargetkan pembangunan gedung Badan Reserse Kriminal Polri akan selesai dalam waktu dua tahun. Rencananya, pembangunan akan dimulai tahun 2016 mendatang.

“Saya lupa total usulan anggarannya, tetapi untuk tahun depan dianggarkan sekitar Rp 300 miliar,” ujar Tito di Gedung Kompolnas, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Menurut Tito, gedung baru  nantinya menampung seluruh direktorat yang ada di Bareskrim Polri. Terdapat lima direktorat yang ada di Bareskrim Polri, yakni Direktorat Tindak Pidana Narkotika, Ekonomi dan Khusus, Pidana Umum, Pidana Tertentu, dan Korupsi. Hanya Direktorat Tindak Pidana Narkotika yang tidak satu gedung dengan direktorat lainnya.(ril)