Kerjakan UN Matematika, Pijat Bahu Hingga Pingsan

Ilustrasi pingsan saat ujian nasional
Ilustrasi pingsan saat ujian nasional
Ilustrasi pingsan saat ujian nasional
Ilustrasi pingsan saat ujian nasional

POJOKSATU.id, UNGARAN – Aprilia (15), siswi kelas IX di Mts NU Ungaran Kabupaten Semarang yang menjadi peserta UN SMP 2015 ini pingsaat saat mengerjakan soal ujian matematika, Selasa (5/5).

Aprilia jatuh pingsan usai mengerjakan butir soal Matematika yang kelima. Dia langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ungaran.

Hari pertama UN SMP 2015, kondisi Aprilia saat mengerjakan UN Bahasa Indonesia cukup baik. Namun, di hari kedua kondisinya menurun lagi, hingga Aprilia mesti mengikuti UN Matematika di UKS. Tak lama mengerjakan, Aprilia jatuh pingsan.

Aprilia memang sedang sakit, dia baru saja menjalani rawat inap di rumah sakit yang sama. Namun, karena ingin mengikuti UN, Aprilia memaksakan diri untuk pulang dan ikut mengerjakan UN SMP 2015.


“Tadi tidak sarapan karena perutnya masih mual. Sebenarnya kondisi anak saya belum sehat, masih harus opname. Badannya masih lemas,” jelas ibunda Aprilia, Sulastri.

Aprilia mengeluh psuing dan mual, suhu badannya juga semakin meningkat. Diagnosis awal, Aprilia diduga menderita penyakit radang paru-paru. Namun, kepastiannya dokter masih menunggu hasil laboratorium.

Berbeda dengan Linda Agustina yang menangis saat mengerjakan soal Bahasa Indonesia pada hari pertama, Senin (4/5) karena sakit.

Linda tercacat sebagai siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarate Sumenep, Jawa Timur. Meski tak sehat, Linda tetap bertekad menyelesaikan untuk menjawab butir-butir soal UN Bahasa Indonesia.

Karena hal ini, Linda mendapat perhatian pejabat Pemerintah Kabupaten Sumenep yang melakukan inspeksi mendadak ke MTs Tarate.

Dilain tempat, siswa-siswi SMP Negeri 5 Purwokerto melakukan cara unik untuk mengatasi ketegangan dan kegelisahan menjelang pelaksanaan Ujian Nasional mata pelajaran Matematika pada Selasa (5/5).

Para siswa ini datang lebih awal untul berbaris membentuk lingkaran di ruang kelas masing-masing untuk saling pijat memijat bahu.

Dengan begitu, siswa SMP Negeri 5 Purwokerto berharap agar bisa mendapatkan nilai UN dengan hasil maksimal.

(zul)