Ini Sejumlah Permintaan Terakhir Terpidan Mati Narkoba

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menjelang hari-hari terakhirnya di dunia fana, para terpidana mati menyempatkan diri untuk menyampaikan permintaan terakhir mereka kepada pihak berwajib. Mulai dari lokasi pemakamana hingga permintaan mendonodrkan organ tubuh.

Terpidana Mati Kasus Narkoba asal Spanyol, Raheem Agbaje Salami misalnya, berpesan agar organ dalam tubuhnya bisa didonorkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Dia minta organ tubuhnya didonorkan. Tapi tidak bisa dipenuhi oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana di Jakarta, Senin (27/4).

Raheem juga berpesan, agar jenazahnya dimakamkan di Madiun, Jawa Timur. Hal yang sama juga disampaikan terpidana mati asal Nigeria, Martin Anderson. Ia meminta jenazahnya dimakamkan di Bekasi, Jawa Barat.


Sementara tiga terpidana mati lainnya, Mary Jane Fiesta Veloso dan duo Bali Nine, Andrew Chan serta Myuran Sukumaran, minta jenazahnya dipulangkan ke negaranya.

Untuk tiga terpidana mati lainnya, Sylvester Obieke Nwolise (WN Nigeria), belum terkonfirmasi permintaan pemakamannya.

“Kalau besok tidak ada putusan dari keluarganya atau perwakilan negaranya, maka akan dimakamkan di Nusakambangan,” katanya.

Dan satu-satunya terpidana mati asal Palembang, Sumatera Selatan, Zainal Abidin, atas permintaannya untuk dimakamkan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, pemerintah belum menentukan secara jelas kapan pelaksanaan eksekusi tersebut, walaupun sesuai aturan, mereka akan menjalani eksekusi 72 jam setelah mereka mendapatkan pemberitahuan eksekusi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, mereka sudah menerima sejak Sabtu (25/4). Maka bisa dipastikan, jika tak ada aral melintang, eksekusi sesuai hitungan waktu harus dilaksanakan pada Selasa (28/4) atau Rabu (29/4) dinihari.(ril)