Gedung JCC ‘Bergetar’, Jokowi Serukan Reformasi PBB

Jokowi saat pidato pembukaan Peringatan 60 Tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di JCC, Senayan
Jokowi saat  pidato pembukaan Peringatan 60 Tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di JCC, Senayan
Jokowi saat pidato pembukaan Peringatan 60 Tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di JCC, Senayan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Jokowi menyerukan kepada seluruh negara Asia-Afrika untuk mendesak agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) direformasi. Hal itu lantaran Presiden Jokowi menilai, saat ini PBB tidak berfungsi secara maksimal dalam menyelesaikan persoalan-persoalan global.

“Oleh karena itu, kita bangsa-bangsa Asia-Afrika mendesak reformasi PBB agar berfungsi optimal sebagai badan dunia yang mengutamakan keadilan bagi kita semua, bagi semua bangsa,” ujar Jokowi dalam pidato di acara puncak peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60  di Jakarta, Rabu (22/4).

Presiden Jokowi pun mencontohkan betapa PBB yang tidak berdaya melindungi rakyat Palestina. Presiden Jokowi menilai itu sebagai utang yang mesti dibayar oleh seluruh negara.

“Bagi saya, ketidakseimbanan global semakin menyesakkan dada. Kita tidak boleh berpaling dari penderitaan rakyat Palestina. Kita harus mendukung sebuah negara Palestina yang merdeka,” tegas Jokowi.


Ketegasan Jokowi itu sendiri diapresiasi pemimpin-pemimpin negara yang hadir dalam KAA. Mereka bertepuk tangan usai Presiden Jokowi mengkritik PBB. Jokowi saat itu berpidato dengan menggunakan bahasa Indonesia. (ril)