Kolonel Inf Fulad Ikut Pelopori Gerakan Biopori

Biopori dan Danrem 061 Sk
Biopori dan Danrem 061 Sk
Biopori dan Danrem 061 Sk
Biopori dan Danrem 061 Sk

POJOKSATU.id, BOGOR – Komandan Korem 061/Sk. Kolonel Inf Fulad disambut hangat Kepala Balitbang LHK  Prof. Dr.  Ir. San Afri Awang, dalam kegiatan program aksi Himpenindo Kehutanan, Badan Penelitian dan Pengembanagn Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Kegiatan ini untuk mendukung program lima juta lubang resapan Biopori kota Bogor, Bogor hijau dan Perkembangan Perubahan Iklim “Progran So Sori” atau Satu Orang Satu Biopori Bertempat di kampus Balitbang LHK, Jalan Gunung Batu kota Bogor, Jumat (10/4).

Biopori dan Danrem 061 Sk
Biopori dan Danrem 061 Sk

Turut hadir dalam acara tersebut Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB)  Dr. Ir. Kamir R Brata, Wakil Wali Kota Bogor Ir. Usmar Hariman dan Direktur Radar Bogor Bpk. Hazairin Sitepu. Serta para Kapus dan Koodinator Balitbang LHK.

Lubang Resapan Biopori atau biasa disebut “lubang biopori” merupakan metode alternatif untuk meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah.
Metode ini pertama kali dicetuskan oleh Dr. Kamir R. Brata, seorang peneliti seorang peneliti dan dosen di Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Institut Pertanian Bogor (IPB).


Lubang Resapan Biopori berupa sebuah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah. Lubang ini akan memicu munculnya biopori secara alami di dalam tanah.

Biopori sendiri adalah istilah untuk lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktifitas organisme yang terjadi di dalam tanah seperti oleh cacing, rayap, semut, dan perakaran tanaman. Biopori yang terbentuk akan terisi udara dan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.

Lubang biopori ini mampu meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah sehingga mampu mengurasi resiko banjir akibat meluapnya air hujan.
Selain itu, teknologi ini juga mampu meningkatkan jumlah cadangan air bersih di dalam tanah.

Gerakan lima juta lubang biopori tersebut merupakan salah satu program serbuan teritorial yang sedang digalakan Korem 061/Sk, yang menjadi perhatian dan penekanan Danrem 061/Sk. (gs)