Asyik, Wakil Rakyat Studi Banding ke Bali

Bali

POJOKSATU – Ada-ada saja cara dan upaya anggota dewan untuk bisa menikmati uang rakyat. Salah satunya dengan bepergian ke luar daerah dengan alasan klasik, yakni studi banding.

Kali ini Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Bekasi yang diketahui bakal berangkat ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali dalam waktu dekat. Seperti sudah bisa ditebak, kalau alasan kepergian wakil rakyat itu untuk studi banding.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtadi Muntaha mengaku kalau rencana studi banding itu untuk melihat progres dan sebagai pembanding. Sedangkan Kabupaten Badung yang dipilih sebagai tujuannya, karena daerah tersebut dianggap sudah menyelesaikan LKPJ.


“Tadi baru nyusun jadwal, terus kita kurang lebih sebulan kerja. Kita kerja profesional, kita mau lihat progres realisasi seluruh SKPD dan kita akan berkunjung ke kabupaten yang LKPJ-nya sudah selesai, sudah disahkan untuk perbandingan,” katanya usai menggelar rapat bersama dengan pimpinan dan anggota pansus.

Menurut Muhtadi, studi banding dengan mengunjungi daerah lain perlu dilakukan. Apa lagi daerah seperti Kabupaten Badung, Bali dianggap perlu untuk ditiru dalam hal penyusunan LKPJ.

“Konsultasi perlu lah, ke Badung-Bali, dia kan sudah LKPJ,” ujarnya.

Disinggung upaya untuk mengundang akademisi terkait konsultasi LKPJ, kata Muhtadi, bisa saja dilakukan. Namun Pansus lebih memilih mendatangi Bali meski mengeluarkan anggaran besar ketimbang mengundang akademisi ke DPRD Kabupaten Bekasi.

“Bisa itu usulannya (panggil akademisi), kita bukan lihat Bali-nya, kita lihat yang udah LKPJ di Badung, Kabupaten Badung,” katanya.

Sekadar informasi, Pansus LKPJ terbentuk usai penyampaian nota LKPJ Bupati Bekasi 2015 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi. Pansus tersebut dipimpin oleh anggota DPRD senior seperti Muhtadi Muntaha dan Taih Minarno. (neo)