Reses Hanura Dipadati Warga Rawalumbu

RESES : Ketua DPC sekaligus Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Bekasi, Winoto (tengah) didampingi ketua RT dan Ketua RW setempat ketika melakukan reses di Kelurahan Bojong Rawalumbu. SAHRUL/RADAR BEKASI
RESES : Ketua DPC sekaligus Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Bekasi, Winoto (tengah) didampingi ketua RT dan Ketua RW setempat ketika melakukan reses di Kelurahan Bojong Rawalumbu. SAHRUL/RADAR BEKASI
RESES : Ketua DPC sekaligus Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Bekasi, Winoto (tengah) didampingi ketua RT dan Ketua RW setempat ketika melakukan reses di Kelurahan Bojong Rawalumbu. SAHRUL/RADAR BEKASI

POJOKSATU – Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Bekasi, Winoto menghelat kegiatan jaring aspirasi masyarakat atau yang biasa disebut reses. Bakal calon Ketua DPD Hanura Jawa Barat ini menyapa warga RW 06 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu kemarin.

Ada yang beda dalam Reses Winoto dari kebanyakan reses anggota dewan lainnya, irama musik dangdut mengawali kegiatan reses nampaknya menjadi magnet bagi warga untuk mengikuti reses tersebut. Alhasil, ketika proses tanya jawab, seluruh warga berupaya untuk menyampaikan usulan baik yang meliputi pembangunan maupun keluhan mengenai sistem pelayanan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Winoto mengaku gembira dengan kehadiran masyarakat setempat yang tumpah ruah. Kendati sebelumnya ia hanya mengundang 50 warga, namun sekitar 200 orang mengerumuni jalannya reses Ketua DPC Hanura Kota Bekasi.

“Saya tidak menyangka kegiatan reses saya dihadiri banyak warga. Semoga masyarakat yang hadir pada malam hari ini dapat menyampaikan usulannya dengan baik. Selain itu, doakan saya agar mampu mengemban amanah yang diberikan oleh masyarakat,” ujar dia.


Selain itu, Winoto juga mengutarakan beberapa program usulan masyarakat yang berhasil diwujudkannya. Akan tetapi, ia juga tidak menutup diri bahwa terdapat beberapa usulan yang tidak terakomodir. Itu dikarenakan aspirasi disesuaikan dengan skala prioritas.

Namun, dalam reses kali ini ia lebih memprioritaskan untuk penanganan masalah banjir di Rawalumbu. “Saya kira yang paling terpenting dalam reses kali ini adalah pengentasan banjir. Karena ini problem yang sudah berlarut-larut, dan saya pun malu ketika ditanya kembali bagaimana persoalan banjir,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, beberapa perwakilan dari masyarakat berhasil angkat bicara dan mengusulkan aspirasinya. Namun secara garis besar, semua usulan bermuara pada program pembangunan infrastruktur jalan dan sarana sosial seperti gedung PAUD, pembangunan gedung RW dan beberapa pembangunan lainnya. (sar)