Miris, Anak Ini Tewas Mengenaskan karena Stik Drum

kecelakaan maut
Ilustrasi

POJOKSATU.id, MALANG – Miris, seorang anak dibunuh temannya hingga tewas mengtewas mengenaskan karena tertusuk stik drum. Kisah  tragis menimpa Bintang Prasetya Hadi Saputra, 14, warga Jalan Hamid Rusdi Timur VI No 19, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Bintang tewas saat mengalami kecelakaan di Jalan Ahmad Yani No 14, Kepanjen, tepat di depan Pos Lantas Kepanjen pada Sabtu (28/3) pukul 16.30.

Dia tewas dengan luka parah di kepala. Bukan karena benturan keras, namun karena stik drum yang dibawa menusuk telinga sebelah kiri dan menembus kepalanya.

Informasinya, saat kecelakaan, Bintang diboncengkan temannya, Tubagus Mochamed Eza Risqi, 14, warga Teluk Penanjung 8, RT 2 RW 5, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.


Bintang diboncengkan dengan menggunakan Honda Supra hitam bernomor polisi N 3419 AB dari arah Kepanjen menuju Malang setelah menghadiri acara musik di gedung Korpri Kepanjen.

Sepeda motor yang dikemudikan Tubagus oleng. Jalannya pun bergeser ke kanan. Karena di depannya ada sepeda motor, mereka seperti niat menyalip dan mengambil kanan.

Namun, kendaraan tidak dapat dikendalikan sehingga mereka terjatuh. Di tempat kejadian perkara (TKP), terlihat jarak sepeda motor terseret sekitar 8 meter dari posisi jatuh sampai sepeda motor berhenti.
Sepeda motor pun berhenti saat tertabrak pengendara dari arah berlawanan.

”Stik drum itu di pegangannya (Bintang). Kemudian, saat jatuh itu menusuk bagian telinga,” ujar salah seorang saksi mata. (adk/JPNN/c19/bh/zul)