Siswa Ujian Sekolah di Kantor Polisi

COBA DULU: Sejumlah siswa SMKN 1 Jakarta menjajal ujian dengan sistem computer based test (CBT). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Ilustrasi

POJOKSATU.id, TIMIKA – Siswa SMK terpaksa harus mengikuti ujian sekolah di kantor polisi. Yaklep (nama samaran),siswa salah satu SMK di Timika itu sudah satu bulan diamankan di Polsek Mimika Baru (Miru), Papua. Dia mengikuti ujian sekolah di polsek sejak Senin (23/3) hingga Sabtu (28/3).

Walaupun harus mengerjakan soal US di Polsek seperti pelaksanaan ujian pada umumnya, Yaklep diawasi oleh seorang guru pengawas. Yaklep setiap harinya mulai mengerjakan soal US dari pukul 09.00 WIT hingga pukul 11.00 WIT.

“Jadwal ujiannya itu hari Senin sampai Sabtu. Untuk pelaksanaan Ujian Nasional pihak sekolah akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, jadi nantinya dari pihak sekolah yang koordinasi dengan Polsek,” tutur Wakapolsek Miru, Iptu Parno kepada Radar Timika (Grup JPNN).

Parno mengatakan, siswa yang bersangkutan terpaksa mengikuti US di Polsek Miru, karena tersangkut kasus dan masih dalam proses pemeriksaan.


“Setiap pagi kalau gurunya sudah datang di Polsek, kita kasih keluar siswa dari ruang tahanan untuk mengikuti ujian, mengingat di dalam tahanan tidak ada meja dan kursi untuk mengikuti ujian, ditambah dengan banyaknya tahanan. Sehingga nantinya membuat siswa bersangkutan tidak konsentrasi dalam mengisi jawaban. Tapi ujian tetap dilaksanakan di Polsek,” tuturnya.

Setelah selesai ujian, siswa yang bersangkutan dimasukkan lagi dalam ruang tahanan. “Kita juga tidak mau mengorbankan masa depan dari siswa bersangkutan, sehingga dari pihak sekolah berkoordinasi dengan polisi untuk siswa bersangkutan mengikuti ujian, tetapi tempatnya di Polsek,” tukasnya. (dzr/zul)