Menristekdikti: Kampus Wajib Tangani Terorisme, Narkotika, dan Korupsi

Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi Dikti. M. Nasir
Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi Dikti. M. Nasir
Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi Dikti. M. Nasir
Menteri Pendidikan dan Riset Teknologi Dikti. M. Nasir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Terorisme, Narkotika, dan Korupsi memang menjadi ancaman bagi kesatuan negara Indonesia. Hal ini seharusnya bisa dikendalikan di dalam lingkungan kampus, karena mulai banyaknya mahasiswa yang terlibat dalam masalah ini.

Contohnya banyak sekali mahasiswa yang terjerumus masuk ke dalam kelompok-kelompok radikal seperti ISIS, perilaku korup yang dimulai dari dunia akademik, atau terjerumus dalam lembah suram narkotika. Hal ini dikarenakan dalam kampus belum adanya regulasi yang mengatur dan mengamati perilaku mahasiswa dalam Unit Kegiatan Mahasiswa.

Seperti dilansir dari laman resmi Direkorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Minggu (29/3), Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir mengatakan bahwa kegiatan UKM seharusnya menjadi ajang pemerhati perilaku mahasiswa, dan seharusnya UKM tak dibiarkan berjalan sendiri tanpa adanya pengawasan.

“Kampus seharusnya bisa menjadi pengendali dalam menangani terorisme, narkota, dan korupsi,” ujar Nasir. (zul)