Kena Hujan, 60 PJU Rontok

PADAM : Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan KH Noer Ali sejak tiga hari lalu tidak berfungsi.RISKY/RADAR BEKASI
PADAM : Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan KH Noer Ali sejak tiga hari lalu tidak berfungsi.RISKY/RADAR BEKASI
PADAM : Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan KH Noer Ali sejak tiga hari lalu tidak berfungsi.RISKY/RADAR BEKASI

POJOKSATU- Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) miliki DPPPJU tidak tahan dengan air hujan. Sejak hujan mengguyur Kota Bekasi puluhan lampu PJU langsung rontok. Kerusakan puluhan lampu tersebut diduga karena korsleting listrik.

Parahnya, kerusakan PJU terjadi disejumlah jalan utama. Seperti KH Noer Ali, Cut Meutia dan I Gusti Ngurah Rai. Sehingga, padamnya PJU di sejumlah jalan utama itu membuat pengguna jalan menjadi was-was. Seperti diketahui, di sejumlah jalan saat ini kondisinya juga rusak. Sehingga dengan minimnya penerangan, membuat rawan kecelakaan.

Salah satu penjual warung klontong di Jalan KH Noer Ali Jamalludin (33) menerangkan, matinya lampu sudah beberapa hari belakangan ini. Kendati sudah beberapa hari padam, belum juga ada upaya perbaikan dari petugas.
Selain bisa mengundang celaka, penerangan jalan yang minim membuat rawan terjadi kejahatan jalanan.

“Matinya lampu di sepanjang jalan ini sudah ada sekitar 2-3 harian belakangan ini. Tetapi sampai saat ini belum ada kelihatan untuk memperbaiki lampu yang mati. Oleh sebab itu, kita hanya berkeinginan lampu ini cepat diperbaiki. Sebab ini untuk kepentingan bersama, dari
masyarakat untuk masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (DPPPJU) Karto membenarkan puluhan PJU padam sejak hujan mengguyur Kota Bekasi belakangan ini. Kata dia, keadaan lampu dibeberapa titik matinya secara paralel.

“Jadi kalau seandai matinya paralel, NCB nya turun, bisa korsleting terkena air. Sehingga dalam hal ini kita lakukan identifikasi apa kerusakannya. Dan tentunya kita mempunyai anggaran pemeliharan untuk empat zona, yang meliputi 12 kecamatan di Kota Bekasi sebesar Rp 4miliar. Dan kebetulan kita juga baru menjalankan pendataan yang mati ada tiga titik wilayah. Yakni Jalan KH Noer Ali, Jalan I Gusti Ngurahrai, dan Jalan Cut Meuti, seluruhnya ada 40 titik tiang.

Karena di Jalan KH Noer Ali satu tiang satu lampu dan ada 20 titik tiang jadi ada 20 lampu. Sedangkan di Jalan I Gusti Ngurahrai, dan Jalan Cut Meutia satu tiang ada 2 lampu, sehingga keseluruhannya ada 60 lampu yang akan diperbaiki,” paparnya.

Lebih jauh Karto menjelaskan pihaknya juga masih butuh PJU 25 ribu  di jalan-jalan penghubung yang memang masih membutuhkan penerangan. Namun demikian dengan terbabatasnya anggaran sebesar Rp 5,4 miliar untuk PJU di tahun 2015, sehingga hanya bisa melakukan mengadaan PJU sebanyak 1.016 titik di Kota Bekasi.

“Sehingga kita akan lakukan pemasangan dalam waktu dekat ini di empat zona. Yang dimana satu zonanya meliputi tiga kecamatan, dan satu zona tersebut ada sekitar 200, dan 250 titik pemasangan PJU. Dan tergantung
kebutuhan yang diperlukan dengan sesuai pada perencanaan tahun 2014 lalu,” pungkasnya. (and)