Saling Lempar Berkas Kasus Korupsi Satpol PP

Teguh Darmawan
Teguh Darmawan
Teguh Darmawan

POJOKSATU – Penanganan kasus dugaan korupsi anggaran Satpol PP Kabupaten Bekasi saling lempar antara pihak kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang. Setelah sebelumnya berkas kasus tersebut dilimpahkan ke Kejari dari Polresta Bekasi, kini justru dilimpahkan kembali ke asalnya.

Pelimpahan kasus dugaan korupsi anggaran Satpol PP pada 2013 itu terjadi pada Selasa (24/3) lalu. Menurut Kepala Kejari Cikarang, Teguh Darmawan, berkas yang dilimpahkan dari Polresta Bekasi itu belum lengkap.

“Terhadap berkas perkara yang telah penyidik (Polresta Bekasi) kirimkan ke kita, telah kita kembalikan dikarenakan berkas perkaranya kami nilai, kami teliti belumlah lengkap,” katanya.

Dikatakan Teguh, sebelumnya jaksa peneliti melakukan tugasnya terhadap berkas tersebut. Penelitian berkas tersebut membutuhkan waktu selama 14 hari.


“Lalu di dalam berkas itu kita teliti apakah memenuhi unsur tindak pidana korupsi atau tidak. Rupanya ada kekurangan, sehingga kekurangan itulah yang nantinya akan dilengkapi oleh penyidik. Kami sudah memberikan petunjuk kepada penyidik untuk nanti mereka tindaklanjuti,” jelasnya.

Dalam pelimpahan berkas itu, sambung Teguh, pihaknya juga sudah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polresta Bekasi. Dalam surat tersebut disebutkan tiga tersangka yakni dengan inisial Drs D, Drs S dan DS.

Terpisah, Kasat Reskrim Porlesta Bekasi, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, berkas yang dikembalikan dari Kejari akan dilengkapi kembali.

“Ya sudah dikembalikan dan akan kami lengkapi,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Bekasi menangani kasus dugaan korupsi anggaran Satpol PP Kabupaten Bekasi.
Dalam perjalan prosesnya, pihak kepolisian sudah menetapkan tiga tersangka. Berkas itu pun sempat dilimpahkan ke Kejari Cikarang kemudian dikembalikan lagi untuk dilengkapi. (neo)