PDAM dan Telkom Dituding Jadi Penyebab Jalan Rusak

Ilustrasi Jalan Rusak
Ilustrasi  Jalan Rusak
Ilustrasi Jalan Rusak

POJOKSATU. id, BOGOR – Musim penghujan selalu diidentikkan dengan banjir serta jalan rusak. Salah satunya di Kota Bogor yang menyandang predikat kota hujan tak lepas dari persoalan jalan rusak yang terdapat di beberapa ruas jalan utama seperti di Jalan KH Soleh Iskandar, Bogor Kota. Di jalan itu, tepatnya di jembatan yang aspalnya sangat memprihatinkan hingga seringkali menimbulkan kemacetan parah.

Kepada Dinas Bina Marga Kota Bogor, Sudraji mengatakan, ini seringkali terjadi di awal tahun saat curah hujan tinggi. Namun Sudraji terus berupaya melakukan perbaikan dengan melakukan penambalan untuk sementara.

“Kalau pengaspalan jalan itu bagusnya pada siang hari, jadi maksimal. Tapi untuk antisipasi jalan-jalan berlubang, kami lakukan penambalan dulu buat sementara. Itu memang tidak akan bertahan lama, ya karena diguyur hujan terus. Sementara kita kerjakan malam hari eh besoknya sudah hujan lagi,” terang Sudraji pada Pojoksatu.id, Jumat (27/3/2015).

Sudraji mengatakan, overlay atau pengaspalan jalan secara penuh masih menunggu musim kemarau agar hasilnya tidak temporer karena aspal bisa kering sempurna jika terdapat banyak panas matahari.


“Nanti tunggu musim kemarau saja. Kalau sekarang- sekarang, sayang nanti kena hujan malah rusak lagi. Pokoknya kita keliling terus, kalau ada bolong ya sementara tambal dulu. Khawatir pengendara pada celaka,” urainya.

Saat ini Bina Marga telah menambah tim untuk memantau fasilitas jalan umum yang rusak atau berlubang yang sebelumnya berjumlah 6 regu kini bertambah menjadi 7 karena curah hujan yang tinggi belakangan ini di Kota Bogor.

Sudraji juga mengungkapkan keresahannya atas galian-galian proyek yang tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Namun hanya menambal seadanya dan buruk kondisinya.

“Kan yang biasa menggali tuh PLN, Telkom dan PDAM. Saya minta kalau habis menggali, siapkan juga anggarannya buat menutup lubang itu seperti semula. Kami siap bantu, tapi dananya dari mereka dong,” tukanya.(cr1)