Kasus Es Batu Berbaya, 14 Saksi Diperiksa, 2 Tersangka

Ilustrasi Pejual Es Balok
Ilustrasi Pejual Es Balok
Ilustrasi Pejual Es Balok

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kepolisian Metro Setiabudi terus melakukan upaya pengungkapan kasus es batu berbahan kimia di Jakarta Timur itu. Saat ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka dan memeriksa 14 saksi.

Kasus itu terungkap atas penyidikan personel Polsek Metro Setiabudi dengan melakukan pemeriksaan sampel es batu tersebut ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

“Kami sudah periksa kurang lebih 14 saksi. Termasuk di dalamnya adalah saksi ahli, saksi dari kesehatan dan dari perlindungan konsumen,” ujar Wahyu, Jumat (27/03).

Dalam kasus ini, polisi dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni DDN (55 tahun) sebagai pemilik alat angkut dan AL (55) sebagai penanggung jawab pabrik.


“Berikutnya, kami menunggu hasil dari laboratorium terkait dengan kimia yang ada dalam kandungan dari es balok tersebut. Hasil laboratorium yang terkait dengan bakteri kami sudah dapat dan sudah release di awal,”

“Sekarang menunggu hasil laboratorium terkait kimia. Siapa-siapa yang kami periksa itu adalah orang yang terkait dengan proses ini,” ujar Wahyu.

Dari pemeriksaan sementara, diketahui selain dijual di Jakarta, es batu yang diproduksi PT EU itu diduga juga didistribusi ke berbagai daerah di luar Jakarta.

“Ada tempat lain. Di situ kan ada list-nya, didistribusikan ke mana saja,” ujarnya. (wan/ril)