Rp.600 Juta untuk Jilbab Polwan se-Indonesia

Polwan berjilbab
Polwan berjilbab
Polwan berjilbab

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah ditandatanganinya Peraturan Kapolri (Perkap) tentang penggunaan jilbab bagi anggota POlisi Wanita (Polwan) dalam bertugas, Polri langsung mengalokasikan anggaran sebesar Rp.600 Juta untuk pengadaan jilbab.

Ditemui di kantornya, Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Rikwanto mengatakan, anggaran polwan berjilbab berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2015. “Rp 600 juta untuk seluruh Indonesia, dengan jumlah polwan sekitar 20 ribu orang,” kata Rikwanto, Kamis (26/03).

Dari anggaran tersebut, para Polwan akan mendapatkan pembagian bahan kain jilbab. Dan mereka akan menjahit sendiri sesuai ukuran masing-masing.

Kebijakan polwan berjilbab telah ditandatangani Wakapolri Komjen Badrodin Haiti melalui Surat Keputusan (SK) Kapolri Nomor: 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015 tentang perubahan atas sebagian SK Kapolri Nomor: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang penyebutan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.


Seperti dikatahui, SK tersebut mengatur mengenai penyeragaman dan kesesuaian jilbab bagi polwan. Meski demikian, hal itu bukan merupakan kewajiban setiap polwan untuk mengenakan jilbab. “Itu disesuaikan dengan keinginan masing-masing,” kata Rikwanto.

Selain itu, kebijakan polwan berjilbab juga akan mengubah tata berbusana polwan di Provinsi Aceh. Apabila sebelumnya polwan di sana memakai rok, maka setelah ada keputusan tersebut diharapkan mengenakan celana panjang.

Rencananya, dalam waktu dekat Polri akan segera melakukan sosialisasi polwan berjilbab ke seluruh polsek, polres, dan polda di Indonesia.‎ (hil/fal/ril)