Begal Yang Ditembak Mati Itu Ternyata Residivis

Kapolsek Bogor Tengah Menunjukkan Barang Bukti Milik Pelaku
Kapolsek Bogor Tengah Menunjukkan Barang Bukti Milik Pelaku
Kapolsek Bogor Tengah Menunjukkan Barang Bukti Milik Pelaku

POJOKSATU. id, BOGOR – Pencuri motor yang tewas ditembak polisi, Rabu (25/3/2015) malam merupakan residivis yang sering keluar masuk penjara. Bahkan, Eko Cahyono (25) telah diburu Polres Bogor Kota sejak 19 Maret 2015.
Diberitakan seelumnya, Eko ditembak anggota kepolisian karena melawan saat akan ditangkap di kediamannya di Kampung Moyan RT01/04, Desa Bantar Kambing, Kecamatan Ranca Bungur, Bogor, Jawa Barat.

Penangkapan Eko berkat informasi dari Sodikin alias Ikin (38) residivis yang lebih dulu berhasil ditangkap. Ikin juga sempat merasakan timah panas petugas yang menembus kaki kanannya. Dalam aksinya, mereka telah menggasak 34 mobil serta 50 motor dan terkenal sadis saat beroperasi.

“Eko sempat mencabut sangkurnya dan melukai Bripka Aang, satu dari empat anggota buser yang mengejarnya. Saat diminta menyerah, pelaku malah kabur. Ya kalau dia tidak kabur kejadiannya tidak begini,” ujar Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Christian Budiono, Kamis (26/3/2015).

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Christian Budiono mengatakan, residivis ini masuk dalam target operasi (TO) atas sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Bogor Kota.
“Terakhir, pada Januari 2015 ada laporan dari warga Eko mencuri motor yang parkir di Pasar Anyar, Bogor Tengah, ujar Christian di Mako Polresta Kedung Halang.


Petugas turut mengamankan beberapa barang bukti seperti, satu kunci Letter T, pisau, satu HP, narkotika jenis ganja dan uang tunai Rp 200 ribu.

Eko Cahyono alias Duda menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke RS Atang Sanjaya (ATS) di Kemang, Bogor, Rabu (25/3/2015) malam.

Kini, mayat residivis itu masih berada di ruang Forensik RSUD Ciawi Bogor guna dilakukan otopsi.(cr1)