Siswa SMK Sandera Adik, Minta Tebusan Rp300 Juta Buat Gabung ISIS

Ilustrasi pasukan ISIS
Ilustrasi pasukan ISIS
Ilustrasi pasukan ISIS

POJOKSATU.id, JAMBI – Seorang siswa SMK Alfakih, M. Judi Novaldi (18) nekat menyandera adiknya sendiri, Maulana (6) dan meminta tebusan ke ayahnya Rp300 juta. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Judi Novaldi akhirnya ditangkap polisi karena menyimpan aksesoris ISIS di dalam kamarnya. Bukan hanya itu, Judi juga memiliki buku-buku bertemakan jihad serta senjata AK-56 Reflika.

Awalnya, orang tua Judi, Mulyadi (47) melaporkan anaknya tersebut ke RT setempat karena menyandera Maulana (6), adiknya sendiri serta meminta uang Rp300 juta.

Peristiwa ini terjadi Senin (23/3) sekitar pukul 16.00 WIB, di kediamannya di Ruko dua tingkat yang berlokasi di RT 05 Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur. Laporan Mulyadi diteruskan kepada pihak kepolisan. Tak lama setelah itu, polisi datang ke TKP dan menangkap pelaku.


Kapolres Jambi Kombes Pol Kristono menjelaskan, saat ini pihaknya belum dapat memastikan¬† apak pelaku terlibat ISIS. “Terkait apakah pelaku terlibat faham radikal, kita masih perlu pembuktian,” tegas Kristono di Mapolres, Selasa (24/3).

Selain itu pihaknya akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah Judi sudah tergabung kedalam anggota ISIS atau belum. “Keterangan dari tersangka, dia hanya menggemari,” ujar Kapolres di hadapan para wartawan.

M Judi Novaldi, di ketahui telah menggemari ISIS sejak satu tahun yang lalu. Di mana Judi sering melihat kabar serta video-video ISIS di internet. Untuk kemudian Judi mulai memesan berbagai Atribut ISIS.

“Keterangan dari orang tua Judi sendiri, sejak beberapa bulan ke belakang Judi mengalami perubahan, seperti pendiam dan gampang marah,” ujar Kristono.

Di hadapan para wartwan Judi mengaku tidak bermaksud untuk bergabung dengan ISIS. “Tidak ada niat bang, minta duit untuk beli rumah aja,” ujar Judi sambil menangis. (cr02/jpnn/one)