PKB: Angket untuk Menkumham Tidak Penting

Yasonna Laoly
Yasonna Laoly
Kemenkumham, Yasonna Laoly

POJOKSATU.id, JAKARTA – Isu hak angket yang dipelopori Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di parlemen, nampaknya tidak mendapat respon dari para fungsionaris partai di DPR. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edi misalnya, menganggap isu hak angket kepada Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly terlalu berlebihan.

Lukman mengatakan, tidak ada dampak signifikan bagi masyarakat terkait apa yang telah diputuskan Menkumham kepada Golkar atau PPP. “Saya kira tidak ada alasan yang tepat untuk menggulirkan hak angket. PKB juga pernah berkonflik seperti ini. Dan panjang prosesnya. Tapi tidak sampai hak angket,” katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Rabu (25/03).

Fraksi PKB kata Lukman, tidak akan ikut megajukan hak angket. Sebab menurutnya, sengketa administrasi kepengurusan seperti itu, sudah ada jalan penyelesaiannya.

Jalur yang dimaksud Lukman adalah melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atau Pengadilan Negeri. Kalau KMP masih tetap ngotot untuk menggunakan hak angketnya lewat lembaga DPR, Lukman berpandangan, justru akan menimbulkan antipati masyarakat terhadap partai politik.


Selain PKB, Partai Amanat Nasional juga belum menunjukkan sikap atas isu tersebut. Belum ada pertemuan khusus di tingkat fraksi PAN di DPR untuk membahas rencana hak angket tersebut. (dho/pcn/ril)