Kisruh APBD DKI, Ini Alasan Kenapa DPRD Pilih Pergub Daripada Perda

PIMPINAN DPRD DKI JAKARTA
PIMPINAN DPRD DKI JAKARTA
PIMPINAN DPRD DKI JAKARTA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah berbulan-bulan terjadi kisruh antara DPRD DKI Jakarta dengan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akhirnya DPRD memilih untuk menggunakan Pergub dalam penggunaan anggaran APBD tahun ini.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengaku terpaksa memilih menggunakan peraturan gubernur, untuk menghindari tuduhan dana siluman.

“Ya dia (Ahok) maunya seperti itu, dan kita deadlock. Kalau kita iyakan APBD yang ada, kita juga ada keterlibatan Rp7,3 triliun,” kata Prasetyo di Gedung DPRD Jakarta, Rabu 25 Maret 2015

Prasetyo mengatakan, keputusan menggunakan Pergub adalah keputusan murni keluar dari dirinya sebagai ketua DPRD. Ia mengaku tak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk partai pengusung.


“Gak ada. Kalau DPD PDIP kan mungkin komunikasi ketua dengan teman teman lain gak adalah urusan dengan saya. Itu pure ada di tangan saya sebagai ketua DPRD,” paparnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI akhirnya dapat keluar dari kisruh APBD dengan DPRD setelah mengeluarkan peraturan gubernur.

Penerbitan peraturan gubernur itu memaksa Pemprov DKI untuk menggunakan pagu anggaran APBD 2014 sebagai belanja anggaran di tahun 2015.(ono/rum/ril)