Guru Nangis Baca Surat Murid SD Bunuh Diri Bersama Ayahnya

Surat murid SD sebelum bunuh diri bersama ayahnya
Surat murid SD sebelum bunuh diri bersama ayahnya
Surat murid SD sebelum bunuh diri bersama ayahnya

POJOKSATU.id, SOLO – Waliyani, guru SD Ngabeyan 3 Kartasura, Solo, menangis terisak saat membaca surat muridnya, Santa Maria Claudia (8) yang bunuh diri bersama ayahnya, Oktavianus Cahyo Saputro (36).

Santa yang merupakan murid kelas II SD Ngabeyan diajak sang ayah bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api Gajayana jurusan Solo-Jakarta yang sedang melaju kencang, di Brengosan, Manahan, Solo, Jumat (20/3/2015) malam sekitar pukul 21:00. Oktavianus nekat bunuh diri bersama puteri semata wayangnya karena gagal mendapatkan hak asuh dalam sidang perceraian yang sedang dijalaninya.

Kepergian Santa tak hanya membuat ibunya Sri Lestari (34), tapi juga gurunya di SD Ngabeyan 3. Di mata para guru, Santa merupakan murid yang sangat disiplin dan cerdas.

Sebelum meninggal, Santa menulis surat di sebuah kertas kecil. Dia juga sempat menceritakan kepada gurunya bahwa dia akan liburan panjang bersama ayah tercinta. “Santa bilang kalau dia mau liburan panjang dengan ayahnya. Tidak tahunya malah pergi untuk selama-lamanya,” tutur Waliyani.


Guru kelas II SD Ngabeyan itu mengatakan, Santa sangat pandai menulis. Tulisan Santa lebih rapi dibandingkan murid lainnya. Kepergian Santa membuatnya kehilangan. “Anak periang itu telah pergi. Kalau masuk sekolah, bajunya selalu rapi, rambutnya sering dikepang dua,” kenang Waliyani.

Santa sempat menuliskan curahan hatinya di kertas kecil sebelum menghadap menghembuskan nafas terakhir. Dalam surat tersebut, ia merindukan ayah dan ibunya bersama lagi. Di dalam catatannya tersebut, gadis mungil itu mengungkapkan bahwa dia baru saja berulang tahun ke-8. Claudia lalu bertutur bahwa dirinya begitu sedih saat mengetahui proses perceraian ayah dan ibunya. (one)

Inilah catatan terakhir Santa di buku hariannya sebelum mengakhiri hidupnya bersama sang ayah.

Aku sedih sekali, papa mamahku akan berpisah

Aku sedih sekali dan aku tadi makin sedih

Aku kangen mama dan aku bisa cuma bedoa kepada Tuhan dan

Aku senang bisa bertemu mamah.

Tadi malam ulang tahunku ke-8 tahun

Aku sangat senang sekali

Semoga tambah sehat tambah pintar dan semoga bahagia selalu tidak boleh sedih.