Astaga! Ingin Indehoi dengan ABG, Kakek Ini Ngaku Remaja di Media Sosial

Maurice McCullough. Foto: Mirror.co.uk
Maurice McCullough. Foto: Mirror.co.uk
Maurice McCullough. Foto: Daily Mirror

POJOKSATU.id, MANCHESTER -Bukannya ingat umur, kakek berumur 75 tahun asal Manchester, Inggris ini malah makin menjadi. Alih-alih banyak berbuat baik di usianya yang sudah uzur, kakek bernama Maurice McCullough itu malah berpura-pura jadi anak belasan tahun agar bisa indehoi dengan anak baru gede alias ABG.

Demi mendapatkan gadis yang masih kinyis-kinyis, McCullough memanfaatkan media sosial untuk menebar jerat. Di jagat maya, ia mengaku sebagai lelaki usia 16 tahun. Ia berteman di media sosial dengan ABG itu pada Oktober 2013.

Setelah beberapa bulan berteman di media sosial, McCullough lantas mengirimi pesan ke calon korbannya. Isinya adalah meminta ABG itu mengirimkan foto-fotonya yang tak senonoh. Anehnya, ABG itu mau saja mengikuti kemauan Maurice.

Pada awal 2014, Maurice mencoba melakukan ‘copy darat’ dengan calon mangsa yang menjadi korban buaiannya itu. Namun, Mbah McCullough tak lagi mengaku sebagai remaja belasan tahun, melainkan sebagai pria 46 tahun. Ia juga mengungkap nama aslinya.


Selanjutnya, McCullough mengajak ABG malang itu bertemu di sebuah taman di St Helens, Liverpool. Pertemuan itu terjadi tak lama setelah ABG itu merayakan ulang tahunnya ke-13 pada awal Agustus 2014.

Saat pertemuan itulah si ABG mulai menyadari bahwa usia McCullough jelas jauh di atas 46 tahun. Namun, McCullough memang sudah ngebet sehingga berbagai bujuk rayu pun dilontarkan demi menjerat calon korbannya.

Ternyata, ABG itu nurut saja ketika McCullough mengajaknya ke hotel di mana mereka akhirnya berhubungan badan. Kabarnya, McCullough dan ABG itu sampai tiga kali begituan dalam kesempatan berbeda.

Hingga suatu hari pada bulan November 2014, pertemuan keduanya mengundang kecurigaan. Orang yang curiga pun lantas menghubungi polisi sehingga McCullough ditangkap dan ditahan untuk proses hukum.

Hakim Robert Warnock yang mengadili McCullough di Pengadilan Crown, Liverpool, menyebutnya sebagai salah satu kasus eksploitasi seks terhadap anak yang paling buruk. “Kau bersikap ramah kepada korban lewat internet saat dia masih 12 tahun dan kau sudah 70-an tahun,” kata hakim kepada Maurice di persidangan.

Pihak keluarga pun merasa berang dan kecewa dengan ulah Mbah Maurice. “Ini menghancurkan kehidupan kami,” kata ibu korban.

Akibat ulah bejat itu, Mbah Maurice dipastikan menua di penjara. Ia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.(liverpoolecho/mail/ara/jpnn/lya)