5 Peristiwa Penting Dunia yang Terjadi Hari Ini

Robert Koch, Penemu bakteri TBC
Robert Koch, Penemu bakteri TBC
Robert Koch, Penemu bakteri TBC

POJOKSATU.id, JAKARTA – Seperti pada hari-hari sebelumnya, di Hari ini, kita kembali diingatkan dengan sejumlah peristiwa penting dunia yang terjadi di tanggal 24 Maret. Beragam kejadian ini tak bisa dipisahkan dengan peradaban manusia di muka bumi. Pada hari ini, beberapa tokoh penting dunia lahir, dan juga ada sebuah penemuan di dunia kedokteran paling fenomenal. Dari dalam negeri, ada juga seorang tokoh penting dalam sejarah kerajaan di tanah air, yang pada tanggal 24 Maret ini wafat.

Dari penelusuran Pojoksatu.id, berikut adalah 5 peristiwa penting yang terjadi tanggal 24 Maret dari tahun ke tahun;

1. Robert Koch Menemukan Penyebab TBC

Dari dunia kedokteran, pada 24 Maret tahun 1882, bakteri penyebab TBC berhasil ditemukan oleh Robert Koch, seorang dokter dan peneliti asal Jerman. Bakteri jenis basil ini kemudian dinamakan Basil Koch, sesuai dengan nama penemunya.


Dalam usahanya meneliti penyakit TBC, Robert Koch menghabiskan waktu lebih dari sepuluh tahun, termasuk penelitian di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Indonesia selama satu setengah tahun. Pada tahun 1905, Koch dianugerahi hadiah Nobel bidang kedokteran. Penyakit TBC sendiri adalah sebuah penyakit infeksi bakteri pada paru-paru yang sangat menular.

2. Frederich Engels Lahir

Dari dunia filsafat, tanggal 24 Maret 1820 menjadi hari yang paling penting, karena Frederich Engles, seorang filsuf Jerman dan sahabat dekat Karl Marx, terlahir ke dunia saat itu. Engles adalah seorang pengusaha kaya, namun memiliki kecenderungan untuk berpikir sosialis.

Pertemuan Engles dengan Karl Marx melahirkan diskusi-diskusi dan pemikiran sosialis yang radikal. Mereka berdua kemudian menyusun Manifesto Komunis pada tahun 1848 yang berisi penentangan terhadap sistem pemerintahan borjuis. Engles meninggal dunia tahun 1895.

3. Jendral Muhammad Arsyad Meraih Kekuasaan

Tepat 33 tahun yang lalu, tanggal 24 Maret 1982, melalui sebuah kudeta damai, Jenderal Muhammad Ershad menggulingkan pemerintahan Abdul Satar di Bangladesh dan meraih kekuasaan di negara tersebut. Republik Bangladesh diproklamasikan tahun 1971 dan Mujibur Rahman diangkat sebagai Perdana Menteri.

Kemudian pada tahun 1975, Mujibur Rahman dibunuh dalam sebuah kudeta militer dan digantikan oleh Mayjen Zia-ur Rahman. Enam tahun berikutnya, Zia-ura Rahman juga terbunuh dalam kudeta dan posisinya digantikan oleh wakil presiden, Abdul Satar.

Situasi politik yang kacau saat itu dimanfaatkan oleh Jendral Muhammad Ershad untuk melakukan kudeta dan merebut kekuasaan. Pada tahun 1990, menyusul semakin meningkatnya protes dan penentangan dari rakyatnya, Jenderal Ershad mengundurkan diri dari jabatannya.

4. Sri Sultan Hamengkubuwana I

Di Jawa Tengah, peristiwa penting kembali terjadi pada 24 Maret. Sri Sultan Hamengkubuwono I, raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang lahir di Kartasura, 6 Agustus 1717 – meninggal di Yogyakarta, 24 Maret 1792. Ia meninggal pada umur 74 tahun. Pendiri yang sekaligus raja pertama Kesultanan Yogyakarta yang memerintah tahun 175-1792.

Nama aslinya adalah Raden Mas Sujana, yang setelah dewasa bergelar Pangeran Mangkubumi. Ia merupakan putra Amangkurat IV raja Kasunanan Kartasura yang lahir dari selir bernama Mas Ayu Tejawati pada tanggal 6 Agustus 1717.

Pada tahun 1740 terjadi pemberontakan orang-orang Cina di Batavia yang menyebar sampai ke seluruh Jawa. Pada mulanya, Pakubuwana II (kakak Mangkubumi) mendukung pemberontakan tersebut. Namun, ketika menyaksikan pihak VOC unggul, Pakubuwana II pun berubah pikiran.

Pada tahun 1742 istana Kartasura diserbu kaum pemberontak. Pakubuwana II terpaksa membangun istana baru di Surakarta, sedangkan pemberontakan tersebut akhirnya dapat ditumpas oleh VOC dan Cakraningrat IV dari Madura.

5. Dong Fang Ocean

Dari dunia lingkungan hidup, peristiwa di Dong Fang Ocean menjadi sangat penting untuk dicatat. Sebuah kapal tengker milik perusahaan minyak terbesar dunia-Exxon Mobil, yang sebelumnya bernama Exxon Valdez, Exxon Mediterranean, SeaRiver Mediterranean, mendadak menjadi terkenal setelah kandas dan menumpahkan minyak mentah sebesar 40.900 – 120,000 m3 (10.800.000 – 32,000,000 US gallon), atau 257.000 – 750.000 barrel di daerah perairan Prince William, Bligh Reef, Alaska pada 24 Maret 1989.

Saat itu kapal ini dikemudikan oleh Kapten Joseph Hazelwood menuju Long Beach, California. Peristiwa ini merupakan tragedi buruk pencemaran laut oleh minyak kedua dalam sejarah Amerika Serikat dan merupakan peringkat ke 54 di dunia.(ril/dari berbagai sumber)