PDIP Protes ke Jokowi agar Komjen BG tak Merasa Ditinggalkan

Maswadi Rauf
Maswadi Rauf
Maswadi Rauf

POJOKSATU- PDIP masih kecewa atas keputusan Presiden Joko Widodo yang membatalkan pelantikan Komjen Gunawan sebagai Kapolri. Sebab, PDIP adalah pihak utama yang mendorong Komjen Budi sebagai Tribrata 1.

Demikian disampaikan pakar politik Universitas Indonesia Prof. Maswadi Rauf menanggapi pernyataan Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bahwa PDIP akan meminta penjelasan Jokowi atas pembatalan tersebut.

“Memang PDIP kecewa sekali. Karena BG batal dilantik, PDIP ingin mempersoalkan. PDIP akan mencoba sedikit protes, walau tidak ingin terlalu mempersoalkan secara mendalam,” ucap Maswadi kepada Kantor Berita Politik RMOL (Grup pojoksatu.id) Minggu malam.

Protes PDIP ini, kata Maswadi, dilakukan sebagai pertanggungjawaban kepada Komjen Budi. Soalnya, banyak selentingan bahwa dalam Pilpres lalu, Kepala Lemdikpol itu sudah dijanjikan jabatan tertentu. “Bagi PDIP, protes ini tanggung jawab, agar Budi tidak merasa ditinggalkan,” ucapnya.


Sebagai bentuk protes, kata Maswadi, sikap PDIP boleh-boleh saja. Hanya saja, PDIP harus memikirkan lagi, jangan sampai protesnya berlebihan. Kalau protesnya keterlaluan, bisa jadi bumerang buat pemerintahan Jokowi.

“Kalau mau bertanya, silakan saja. Setelah informasi (dari Presiden) diperoleh, langsung dibahas pencalonan Badrodin dan disetujui. Supaya masalah pencalonan Kapolri ini tidak berlarut-larut. Kan banyak persoalan di Polri yang harus diselesaikan,” tandasnya. (zul)