Disarankan Pakai Jubir, Ahok Minta Perimbangan Wartawan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Ahok

POJOKSATU.id, JAKARTA – Belakangan ini, beberapa tokoh dan lembaga menyorot Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, karena gaya bicaranya yang dianggap tidak beretika. Ahok dianggap kasar dalam berbicara, apalagi di depan media. Karena itu, ia diminta untuk menggunakan Juru Bicara (Jubir).

Menanggapi hal itu, dalam sebuah kesempatan di kantornya di Balai Kota Jakarta, Ahok malah merespon santai dan sedikit berseloroh kepada awak media. Ahok hanya tertawa ketika ditanya soal imbauan penggunaan juru bicara (jubir) untuk dia.

“Jubir, juru bibir? Sekarang pertanyaan saya, kalian mau enggak saya pakai jubir? Saya enggak mau ngomong setiap kali keluar? Makanya saya sekarang saya tanya kalian, kalian lebih suka saya ngomong langsung atau pakai jubir,” kata Ahok, Senin (23/03).

Mendengar pertanyaan itu, wartawan pun kompak menjawab. “Langsung, Pak,”. “Langsung kan! Ya sudah, atas permintaan kalian (tidak pakai jubir),” ucap Basuki.


Kemudian, saat kembali ditanya soal masalah lain, Basuki menjawab singkat. Dia ditanya perihal kekisruhan dengan DPRD. “Mohon maaf, tanya sama jubir saya saja,” kata Basuki.

“Kira-kira gimana nih, kalau jawabannya begini,” kata Basuki bertanya lagi.

Jurnalis langsung tertawa mendengar jawaban Basuki. Sebab, biasanya dia memberi jawaban panjang atas berbagai pertanyaan yang diajukan.

Seperti diktehaui, beberapa tokoh seperti AM Fatwa, Seto Mulyadi dan beberapa politisi di Senawayn menyayangkan gaya bicara Ahok yang dianggap kasar saat berbicara di hadapan media. Mereka khawatir itu bisa berpengaruh pada generasi muda, teritama anak-anak sekolah. Bukan hanya para tokoh, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga memperingatkan Ahok agar tetap menjaga etika saat berbicara di hadapan media.Karena itu, AM Fatwa menyarankan Ahok agar menggunakan Jubir. (iza/ril)