5 Kesalahan dalam SBMPTN 2015

ilustrasi sbmptn
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kesalahan dalam SBMPTN 2015 masih sering terjadi. Hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi calon mahasiswa yang mendaftar masuk PTN melalui jalur SBMPTN.

Meski pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) rencananya baru akan dibuka April 2015 mendatang, namun sudah banyak para peserta SBMPTN 2015 yang mencari tahu tentang kiat suskses memasuki PTN melalui jalur SBMPTN.

Selain mencari kiat sukses, ada baiknya anda memperhatikan kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan para peserta SBMPTN. Apa sajakah kesalahan umum yang sering terjadi? Seperti dilansir dari laman resmi SBMPTN, berikut 5 kesalahan umum yang sering terjadi.

1. Pemilihan Program Studi


Ketika anda mengikuti SBMPTN, anda harus sudah mengetahui akan memilih jurusan kuliah apa, mengapa demikian? Hal ini dikarenakan jurusan kuliah akan berpengaruh pada kelulusan SBMPTN, bahkan juga berpengaruh pada masa depan anda.

Sesuaikan jurusan yang anda pilih dengan minat dan bakat anda, jangan memilih jurusan atau program studi hanya karena mengikuti teman.

2. Passing Grade

Jika anda memilih sutu jurusan kuliah melalui tes SBMPTN, maka anda juga harus memperhatikan nilai passing grade suatu prodi. Hal ini sangat penting agar anda dapat mengetahui peminat dan dan pesiang di setiap prodi yang akan anda pilih. Ini juga akan mempengaruhi kesuksesan anda masuk PTN melalui jalur SBMPTN.

3. Pengisian Identitas

Banyak calon mahasiswa yang salah dalam mengisi identitas diri. Seharusnya, identitas diri dalam lembar jawaban SBMPTN harus sama dengan identitas yang ada pada formulir pendaftaran.

4. Tidak Menguasai Materi

Hal ini sering sekali menjadi kendala dalam mengikuti ujian tulis SBMPTN, karena ternyata banyak peserta yang belum menguasai materi yang diujikan. Sebaiknya anda sering berlatih soal ujian SBMPTN tahun sebelumnya.

5. Pilihan Prodi Kedua

Anda harus memperhatikan pilihan prodi kedua, karena ini akan menjadi salah satu alternatif yang benar-benar harus dipersiapkan. (zul)