DPRD Kota Bogor Digeruduk Satpol PP

Petugas Mendata Hasil Razia KTR
Petugas Mendata Hasil Razia KTR
Petugas Mendata Hasil Razia KTR

POJOKSATU. id, BOGOR – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menjadi sasaran dalam razia Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dihgelar Dinas Keseharan (Dinkes) dan Satpol PP bersama Aliansi Masyarakat Anti Rokok (AMAR) Kota Bogor, Selasa (24/3/2015).

Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Kasi Prokes) Dinas Kesehatan Kota Bogor, Nia Nur Kania mengatakan ini merupakan upaya monitoring untuk KTR. Karena Perda No. 12 Tahun 2009 Tentang KTR DPRD yang membuat.

“Hari ini tidak kedapatan ada yang merokok di ruangan. Tapi beberapa asbak serta puntung rokok di ruang kerja dewan kita sita,” ujar Nia.

Selain di gedung dewan, razia ini juga mengelilingi kawasan gedung Balaikota dengan menyambangi ruang Sekda, Bagian Umum, Bagian Pemerintahan, Bappeda dan Kesejahteraan Masyarakat.


Sebagian besar ditemukan puntung rokok dan bungkus rokok kosong dan dibawa ke mobil tipiring Pol PP yang diparkir di depan kantor Bappeda di Jalan Kapten Muslihat.

Dilain sisi, Presidium Aliansi Masyarakat Anti Rokok (AMAR), Ace Sumanta berharap dari razia kali ini untuk membangun kesadaran masyarakat untuk tidak merokok di sembarang tempat. Alih-alih di ruang kerja.

“Perda ini kan DPRD yang membuat. Masa yang membuat Perda malah melanggar, makanya kita datang kesini untuk memantau. Kalau sudah Perda mah orang dari luar Bogor yang datang juga bisa dikenakan sanksi jika merokok sembarangan,” tegas Ace.

Ace juga meminta jika pegawai negeri yang merokok langsung dikenakan denda sesuai Perda, yakni Rp 1 juta. Ia juga meminta Hakim dalam melakukan sidang tidak menggunakan denda Rp 30 ribu, tapi sesuai perda mulai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Upaya ini harus dilakukan secara kontinyu dan bertahap. Selain pimpinan daerah, guru-guru di sekolah juga akan diberi sosialisasi. Kan kalau anak sekolah merokok itu karena gurunya juga merokok. Itu juga kita akan tindak,” lanjut Ace.

Ia juga mengapresiasi Wali Kota Bogor, Bima Arya untuk menghukum orang yang kedapatan merokok dengan hukum push up. Ace juga berterima kasih pada Wali Kota dengan diadakannya KTR yang semakin gencar di sosialisasikan belakangan ini.(cr1)