Penyandang Dana ISIS Ditangkap di Cianjur

Mantan Presiden ISIS Indonesia Chep Hermawan
Mantan Presiden ISIS Indonesia Chep Hermawan
Polisi berjaga-jaga di depan tahanan penyandang dana ISIS Chep Hermawan di Polres Cianjur. Foto Guruh/pojoksatu.id
Polisi berjaga-jaga di depan tahanan penyandang dana ISIS Chep Hermawan di Polres Cianjur. Foto Guruh/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Penyandang dana yang juga mantan Pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Regional Indonesia, Chep Hernawan, ditangkap dan ditahan di Polres Cianjur. Chep diringkus pada Sabtu (21/3/2015) sekitar pukul 14:55. Ketua umum ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) di Cianjur itu ditangkap dalam kasus penipuan proyek senilai Rp150 juta.

Kapolres Cianjur AKBP, Dedy Kusuma Bakti, menjelaskan, Chep Hermawan diringkus dan ditahan atas dasar laporan penipuan pasal 378 KUHP tertanggal 20 Februari 2013 tentang Perkara Penipuan.

Menurut Dedy, perkara itu terjadi pada 4 Januari 2011 pukul 11.00 WIB di Jalan Aria Wiratanudatar Kelurahan Muka Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Saksi yang sudah diperiksa 5 orang dengan barang bukti 5 kwitansi total senilai Rp 150 juta.

“Sekitar bulan Desember 2010 Chep Hernawan bertemu korbannya dan menjanjikan beberapa proyek pemerintah bantuan provinsi. Selanjutnya korban memberikan uang secara bertahap disertai kwitansi dengan total 5 kwitansi senilai 150 juta rupiah,” ujar Dedy di Markas Polres Cianjur, Minggu (22/3/2014).


Dedy menambahkan, penanagkapan dengan cara paksa dilakukan Polres Cianjur itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu ISIS yang berkembang beberapa waktu belakangan ini. Penangkapan itu juga tidak terkait dengan pengakuan Chep yang mengaku ikut membiayai pemberangkatan WNI untuk bergabung ISIS.

“Upaya paksa kepolisian ini murni terkait dengan pidana umum penipuan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan ISIS,” tegas Dedy. (radarcianjur/ruh/one)