Sakit Hati, Pria Ini Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar

Foto Bugil
BUGIL: Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, menunjukkan barang bukti handphone milik tersangka. (JPNN)
Foto Bugil
BUGIL: Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, menunjukkan barang bukti handphone milik tersangka. (JPNN)

POJOKSATU.id, SEMARANG – Sakit hati seringkali membuat seseorang nekat untuk melakukan apa pun. Seperti halnya yang dilakukan oleh pria bernama Nova Kristanto, 23, warga Pudakpayung, Banyumanik, Semarang.

Lantaran sakit hati, pria tersebut nekat menyebarluaskan foto bugil mantan kekasihnya di jejaring sosial Facebook. Tak pelak aksi tersebut membawanya ke balik jeruji besi setelah polisi berhasil menangkapnya.

Nova mengaku, ia nekat melakukan hal itu lantaran sakit hati karena mantan kekasihnya yang berinisial PWN, 20, warga Mranggen, Demak, hendak menggugurkan janin hasil percintaan keduanya. Hal itu menyusul mantan kekasihnya tahu kalau Nova telah mempunyai istri dan tidak ingin dijadikan istri kedua.

”Sakit hati, dia (korban, Red) mau menggugurkan janin di kandungannya. Padahal saya sudah mau bertanggung jawab,” ujarnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (18/3).


Adapun foto yang diunggah tersebut dipotret oleh tersangka saat ia bersama korban masih berpacaran. Saat itu keduanya sempat menyewa sebuah kamar di salah satu hotel yang berada di Jalan Mulawarman pada tahun 2013 silam. Di tempat itu, tersangka memotret sekitar 20 gambar korban dalam keadaan bugil melalui kamera ponsel.

”Pacaran sekitar dua tahun. Waktu pacaran belum tahu kalau saya sudah punya istri,” ujar ayah satu anak tersebut.

Selanjutnya tanpa sepengetahuan korban, tersangka mengunggah foto-foto bugil tersebut. Hingga akhirnya diketahui oleh teman korban yang tanpa sengaja menemukan foto bugil korban. Hal itu kemudian dilaporkan polisi dan dilakukan penelusuran hingga akhirnya tertangkap dan dijebloskan ke sel tahanan.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, mengatakan dari laporan korban pihaknya melakukan penelusuran. Kemudian berhasil menangkap tersangka beserta barang bukti dua buah ponsel merek Evercross dan BlackBerry yang digunakan pelaku untuk menyimpan dan mengunggah foto korban.

”Tersangka ini diam-diam mengunggah foto ke jejaring sosial tanpa diketahui korban. Motifnya sakit hati. Ini masih kami kembangkan,” jelasnya. Tersangka dijerat dengan pasal 32 UU RI No 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara. (har/jpnn/zal/ce1/zul)