Mantan Kapolsek Tidur Beralaskan Tanah, Ini Kata Kapolres

DIKUNJUNGI KAPOLRES: Soeparmin beserta istri menerima kunjungan Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan di rumahnya di Kampung Cikendal, Rabu (18/3/2015)
DIKUNJUNGI KAPOLRES: Soeparmin beserta istri menerima kunjungan Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan di rumahnya di Kampung Cikendal, Rabu (18/3/2015)
DIKUNJUNGI KAPOLRES: Soeparmin beserta istri menerima kunjungan Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan di rumahnya di Kampung Cikendal, Rabu (18/3/2015)

POJOKSATU.id, CIMAHI – Mantan Kapolsek Soeparmin Atmoaji (76), tinggal dan tidur di rumah berukuran 5×5 meter beralaskan tanah di Cimahi. Di rumah itu, pensiunan polri tersebut hidup bersama istri dan lima anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.

Rumah keluarga Soeparmin dikunjungi Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan bersama jajarannya, Rabu (18/3/2015) sekitar pukul 13.00 WIB. Kedatangan Erwin dan rombongannya disambut hangat oleh Soeparmin.

Meski pada awalnya terlihat canggung, lama-kelamaan suasana mencair. Erwin yang masih mengenakan seragam lengkap kepolisian, ditemani Kapolsek Cimahi Kompol Adi Surjanto menyapa Soeparmin.

Soeparmin menceritakan pengalamannya saat merintis karir di kepolisian sampai pensiun. Sebelum pamit, Erwin memberikan bantuan berupa uang tunai dan beberapa sembako untuk keperluan keluarga Soeparmin.


Ditemui usai kunjungan, Erwin merasa prihatin dengan kondisi mantan anggota Polri itu. Ia merasa, meringankan beban hidupnya merupakan tanggung jawab pihaknya untuk membantu.

“Saya merasa iba beliau tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, Beliau sudah memberikan jasa dan tenaga kepada institusi polri,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan membantu semaksimal mungkin untuk meningkatkan taraf hidupnya lebih baik. “Kita akan melaporkan berjenjang ke Polda, namun untuk penanganannya kita yang akan bantu,” tegasnya.

Secara khusus ia mengucapkan terimakasih kepada media cetak dan elektronik yang sudah mengabarkan. “Saya jadi tahu ada senior, rekan kita di Polri ada yang kondisinya memprihatinkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia berjanji  akan merenovasi rumahnya supaya layak huni. Pihaknya akan membantu secara swadaya, agar kondisinya lebih baik.

Secara khusus ia berpesan kepada anak buahnya agar memikirkan kehidupan kedepan, serta harus bijak memanfaatkan fasilitas yang diberikan polri “harus hemat dan menabung untuk kehidupan ke depan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, tidak semua polisi hidup layak.  Kalaupun ada yang kondisinya memprihatinkan kita pasti akan membantu. Ia mengakui perbedaan polisi dari segi gaji, dulu dan sekarang memang jauh berbeda, namun dari segi daya beli, tidak jauh berbeda dengan saat ini.

“Kalau dibandingkan dengan gaji kepolisian di negara lain, Malaysia atau Singapura engga ada apa-apanya,” katanya.

Namun ia menegaskan, bagaimanapun kondisinya, sebagai anggota polri sudah bersumpah mengabdi kepada negara. Untuk itu tidak ada alasan untuk berkeluh kesah. “Bahkan nyawa siap kita serahkan untuk membela tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, Soeparmin merasa terharu dengan perhatian yang diberikan oleh jajaran polres Cimahi. “Saya merasa terharu, anggota kepolisian masih ada yang peduli meskipun saya sudah pensiun dari kepolisian,” ujarnya terbata-bata.

Ia berharap semua kebaikan yang diberikan, mendapat pahala dari tuhan yang maha Esa. Tak sedikitpun penyesalan yang ia rasakan pernah menjadi bagian dari institusi Polri.

Meski tak menyimak secara khusus dengan berbagai kasus yang menerpa institusi Polri, namun, terkadang ia merasa sedih mendengar kisruh yang terjadi di tubuh Polri.

“Saya suka sedih kok sekarang banyak kasus, tapi saya doakan ke depannya institusi yang saya banggakan tetap teguh mengabdi kepada negara dan mengayomi masyarakat,” pungkas Erwin seraya menyampaikan keprihatinannya melihat mantan kapolsek yang tidur di rumah beralaskan tanah. (radarbandung/one)